BKG

Isabima, (2012) Analisis Kinerja Kincir Air Tipe Sudu Datar Dengan Variasi Sistem Aliran Fluida. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kincir air merupakan pembangkit listrik tenaga air yang tepat untuk dikembangkan di desa-desa yang mayoritas penduduknya belum menikmati listrik. Konstruksinya sederhana, murah dan mudah dalam perawatannya. Selain dapat digunakan sebagai pembangkit listrik yang kecil, torsi yang dihasilkan dapat digunakan secara langsung untuk penggilingan, pengairan, penggergajian, dan lain sebagainya. Namun pengoperasian kincir air sebagai pembangkit listrik tidaklah luput dari permasalahan, salah satu permasalahan yang sering dihadapi adalah jika terdapat sistem aliran yang bervariasi sehingga diperlukan penempatan kincir air yang sesuai. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana kinerja kincir air tipe sudu datar dengan variasi sistem aliran fluida. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimental dengan memvariasikan kincir air pada sistem aliran fluida yaitu overshot dan undershot. Kincir air yang digunakan dalam penelitian ini mempunyai sudu berjumlah 4 buah, dengan konstruksi lebar sudu 50 cm dan tinggi sudu 16 cm. Selain itu digunakan variabel bebas berupa debit aliran air mulai 10, 12, 14, 16, 18 dan 20 m 3 /jam. Data yang diambil meliputi kecepatan aliran air saat menumbuk kincir air dan besar gaya pengereman untuk menjaga putaran kincir tetap konstan sebesar 30 rpm. Kinerja kincir air yang diteliti meliputi daya air, daya poros dan efisiensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk nilai daya air baik untuk kincir air vershot maupun undershot memiliki nilai yang sama. Hal ini dikarenakan kecepatan aliran air yang menumbuk kedua kincir adalah sama. Sedangkan untuk daya poros, kincir air overshot lebih besar daripada undershot . Hal ini dikarenakan efisiensi volumetrik kincir air overshot lebih besar daripada undershot sehingga torsi yang dihasilkan adalah besar. Dapat disimpulkan bahwa kincir air dengan sistem aliran fluida overshot memiliki efisiensi yang lebih tinggi daripada undershot , karena efisiensi merupakan perbandingan antara output (daya poros) terhadap input (daya air).

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2012/243/0512002455
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/141397
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item