BKG

Ansori, HendriAriful (2012) Pengaruh Cara Pencampuran Gliserin, Asam Nitrat Dan Asam Sulfat Di Hele shaw cell Terhadap Interfacial instability Pada Pembuatan Nitrogliserin. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Nitrogliserin merupakan salah satu bahan dasar dari propelan. Nitrogliserin dapat dibuat dengan mereaksikan gliserin (C3H5(OH)3) dengan asam nitrat (HNO3) serta asam sulfat (H2SO4) sebagai katalisator. Salah satu faktor yang mempengaruhi keefektifan pembuatan nitrogliserin adalah cara pencampuran antara gliserin, asam nitrat dan asam sulfat. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh cara pencampuran gliserin, asam nitrat dan asam sulfat sebagai katalis terhadap ketidakstabilan antarmuka (interfacial instability). Metode penelitian yang akan digunakan adalah variasi pencampuran antara gliserin, asam nitrat dan asam sulfat yaitu dengan metode atau urutan : gliserin dan asam nitrat diinjeksikan dengan asam sulfat, gliserin dan asam sulfat diinjeksikan dengan asam nitrat serta gliserin diinjeksikan dengan asam sulfat dan asam nitrat yang dicampurkan pada hele shaw cell. Parameter ketidakstabilan antarmuka (interfacial instability) yang diteliti adalah bentuk finger, panjang jari-jari viscous finger, keliling bidang kontak dan luas daerah reaksi. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa proses difusi berjalan seiringan dengan menginjeksian larutan kedalam hele shaw cell, sehingga dapat diketahui jika proses difusi berjalan dua arah yaitu antara larutan yang diinjeksikan dengan larutan yang berada dalam hele shaw cell. Pada cara pencampuran ini, jari-jari dalam yang terpanjang sampai jari-jari dalam yang terpendek adalah gliserin dan asam nitrat diinjeksi asam sulfat, gliserin dan asam sulfat diinjeksi asam nitrat serta gliserin diinjeksi asam nitrat dan asam sulfat. Namun, untuk jari-jari luar yang terpendek sampai yang terpanjang adalah gliserin dan asam sulfat diinjeksi asam nitrat, gliserin dan asam nitrat diinjeksi asam sulfat serta gliserin diinjeksi asam nitrat dan asam sulfat. Pada cara pencampuran gliserin diinjeksi asam nitrat dan asam sulfat terjadi pembentukan ion NO2 + (nitronium ion) dan air, sehingga pembentukan air akan menghambat NO2 + untuk bereaksi karena akan mengencerkan reaktan. Namun, apabila NO2 + yang bersifat reaktif bertemu dengan C3H5(OSO3H)3 akan memacu reaksi berlangsung lebih cepat dan ini terjadi pada cara pencampuran gliserin dan asam nitrat diinjeksi asam sulfat.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2012/242/051202454
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/141396
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item