BKG

Ma`ruf,Ilcham, (2012) Pengaruh Variasi Prosentase Campuran Air Dan Coolant Terhadap Unjuk Kerja Radiator. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Air dalam keadaan normal mampu menyerap dan melepas kalor apabila melewati bidang permukaan yang luas. Namun apabila air sudah mencapai titik didih, air tidak dapat menerima kalor lagi karena air tersebut sudah jenuh dengan kalor sehingga dapat terjadi overheating . Mesin yang overheating akan menyebabkan kalor dari mesin mencari ruang untuk memuai. Bagian yang paling mudah untuk memuai adalah silinder dan piston karena letaknya berdekatan dengan ruang bakar. Jika terjadi secara terus-menerus maka silinder dan piston akan memuai dan celah antara keduanya menyempit sehingga terjadi gesekan, akibatnya performa mesin akan menurun. Coolant yang mengandung ethylene glycol memiliki kelebihan dibandingkan dengan air biasa, yaitu mempunyai titik didih tinggi, memiliki kandungan mineral yang sedikit, mengandung bahan aditif yang anti karat serta mencegah korosi. Pencampuran air dan coolant akan mencegah terjadinya overheating dan dapat meningkatkan laju perpindahan kalor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi prosentase campuran air dan coolant terhadap unjuk kerja radiator. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimental ( experimental research ) yang secara langsung digunakan ke objek yang akan diteliti. Variabel bebas pada penelitian ini adalah prosentase campuran air dan coolant 100 : 0; 70 : 30; 60 : 40; 50 : 50; 40 : 60 dan 30 :70 % dari volume total kapasitas cairan pendingin pada radaitor. Variabel terikat pada penelitian ini adalah laju perpindahan kalor, koefisien perpindahan kalor menyeluruh, efektifitas, dan pressure drop . Variabel terkontrol pada penelitian ini adalah laju massa alir coolant 50; 55; dan 60 kg/jam. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan prosentase coolant dan laju alir massa yang semakin tinggi akan meningkatkan laju perpindahan kalor, koefisien perpindahan kalor menyeluruh, efektifitas dan pressure drop pada radiator. Unjuk kerja radiator maksimum terjadi pada campuran air dan coolant 70 : 30% dengan laju alir massa 60 Kg/jam. Nilai maksimum yang diperoleh dari laju perpindahan kalor,

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2012/168/051201598
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/141316
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item