BKG

Triono, RakhmadBangkit (2011) Pengukuran Kinerja Pada PT. X dengan Menggunakan Metode Performance Prism (Studi Kasus pada Perusahaan Jasa Pengiriman Barang di Kabupaten Jember). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pengukuran kinerja merupakan proses untuk mengetahui kesuksesan yang dicapai organisasi atau individu dalam mencapai tujuannya. Pengukuran kinerja akan bermanfaat bagi banyak organisasi. Salah satu manfaatnya adalah menyediakan suatu pendekatan yang terfokus pada rencana strategis, tujuan dan performansi. Selain itu terdapat pula suatu pelaporan kinerja pada top management . Pengukuran kinerja tingkat korporasi merupakan tolak ukur penting yang dapat menunjukkan bagaimana performansi perusahaan secara keseluruhan. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran kinerja tingkat korporasi perusahaan yang bertujuan untuk mengetahui nilai performansi perusahaan secara keseluruhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Performance Prism. Performance Prism merupakan suatu metode pengukuran kinerja yang menggambarkan kinerja organisasi sebagai bangun 3 dimensi yang memiliki 5 bidang perspektif, yaitu dari perspektif kepuasan stakeholder, kontribusi stakeholder , strategi, proses, dan kapabilitas. Pengukuran kinerja dalam penelitian ini juga didukung oleh beberapa metode antara lain pembobotan dengan Analytic Hierachy Process (AHP) untuk mengetahui skala nilai prioritas setiap Key Performance Indicator KPI, Scoring System dengan metode Objectives Matrix (OMAX) dan Traffic Light System untuk mengetahui nilai indeks total perusahaan pada tingkat korporasi dan kategori dari indeks tersebut. Hasil dari pengukuran kinerja menggunakan metode performance prism pada penelitian ini didapatkan nilai indeks total sebesar 8,362 yang masuk dalam kategori hijau, sehingga dapat dinyatakan kinerja perusahaan secara keseluruhan telah memenuhi performa yang diharapkan. Dari pembobotan yang dilakukan menggunakan AHP didapatkan 58 KPI, dengan perincian 11 KPI dari stakeholder investor, 13 KPI dari stakeholder customer, 13 KPI dari stakeholder employee, 10 KPI dari stakeholder supplier, dan 11 KPI dari stakeholder regulator, sedangkan dari Scoring System dengan metode Objectives Matrix (OMAX) dan Traffic Light System didapatkan 44 KPI masuk dalam kategori hijau,12 KPI masuk dalam kategori kuning, dan 2 KPI masuk kategori merah. Dalam penelitian ini juga diberikan rekomendasi perbaikan pada perusahaan sebagai upaya untuk memperbaiki KPI yang masuk kategori merah dan kuning.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2011/89/ 051101588
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/141227
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item