BKG

Rokhman, Mujibur (2011) Pengaruh Aspek Rasio Terhadap Performa Turbin Angin Poros Horizontal”. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kebutuhan akan energi listrik merupakan bagian tak terpisahkan dari kebutuhan hidup masyarakat sehari-hari seiring dengan pesatnya peningkatan pembangunan di bidang teknologi, industri dan informasi. Namun, pelaksanaan untuk penyediaan energi listrik yang dilakukan oleh PT. PLN selaku lembaga resmi yang ditunjuk oleh pemerintah untuk mengelola kelistrikan di Indonesia, belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara keseluruhan. Kondisi geografis negara Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau merupakan salah satu faktor penghambat penyediaan energi listrik dalam skala nasional. Di samping itu, ketersediaan energi fosil, sebagai penyedia energi listrik jumlahnya semakin berkurang dan sifatnya tak terbarukan. Oleh karena itu harus dicari energi alternatif untuk menggantikan bahan bakar fosil. Diantara beberapa sumber energi yang memenuhi kriteria tersebut adalah sistem konversi energi yang memanfaatkan sumber energi terbarukan, salah satunya adalah energi angin. Aspek rasio merupakan perbandingan antara panjang bentangan sudu turbin dengan panjang chord . Dimana dengan aspek rasio yang semakin besar, maka nilai koefisen lift (C L ) akan semakin besar pula. Hal ini akan mengakibatkan perbandingan antara gaya lift dan drag yang dihasilkan juga akan semakin besar. Sebaliknya dengan semakin kecil aspek rasio maka nilai C L juga akan semakin kecil, sehingga perbandingan antara gaya lift dan drag juga akan semakin kecil. Besarnya perbandingan lift dan drag tersebut nantinya akan berpengaruh terhadap performa dari turbin angin. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari perubahan aspek rasio dari sudu terhadap performa turbin angin poros horizontal. Penelitian yang dilakukan kali ini merupakan uji lapangan secara langsung. Variabel bebas yang digunakan adalah kecepatan angin, sedangkan performa turbin angin yang diamati adalah tip speed ratio , torsi, putaran, daya, dan koefisien daya (Cp) dengan variasi aspek rasio sudu 6, 9, dan 12. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa untuk putaran, daya, dan torsi tertinggi dicapai oleh turbin angin dengan aspek rasio 12. Sedangkan untuk tip speed ratio dan koefisien daya (Cp) diperoleh oleh sudu dengan aspek rasio 6 pada kecepatan angin yang rendah. Hal ini dikarenakan pengaruh dari inersia sudu. Dimana sudu dengan AR 12 memiliki inersia paling besar, sehingga pada kecepatan angin yang rendah, performanya masih belum maksimal.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2011/525/ 051104550
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/141028
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item