BKG

Kurniawan, Nafi (2011) Pengaruh Sudut Chamfer dan Upset Loading terhadap Kekuatan Tarik pada Sambungan Innerside Friction Welding Al-Mg-Si,. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Aluminium merupakan salah satu jenis logam yang banyak digunakan dalam dunia industri untuk menggantikan penggunaan baja. Karena Aluminium mempunyai berat jenis lebih ringan dari pada baja. Namun karena aluminium memiliki panas jenis dan daya hantar panasnya tinggi maka terdapat kesulitan dalam penyambungan alumunium apabila menggunakan fusion welding (pengelasan cair). Dalam perkembangannya terdapat beberapa metode pengelasan yang digunakan untuk menyambung aluminium, salah satunya adalah pengelasan gesek ( Friction Welding ). Pengelasan gesek ( friction welding) merupakan salah satu solusi dalam memecahkan permasalahan penyambungan logam yang sulit dilakukan dengan fusión welding (pengelasan cair). Permasalahan yang akan diteliti adalah bagaimana pengaruh sudut chamfer dan upset loading terhadap kekuatan tarik pada sambungan innerside friction welding pada paduan Al-Mg-Si. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental sejati ( True Experimental Research) dengan parameter yang dipakai adalah sudut chamfer 15 o ; 20 o ; 25 o ; dan 30 o , sementara upset loading yang digunakan 160 kgf; 180 kgf; dan 200 kgf sebagai variabel bebas, kekuatan tarik sebagai variabel terikat dan variabel terkontrol yang digunakan adalah putaran spindle 1600 rpm, waktu pengelasan 2 menit dan holding selama 2 menit. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa sudut chamfer dan upset loading berpengaruh terhadap kekuatan tarik sambungan innerside friction welding . Kekuatan tarik terbesar dihasilkan oleh produk dengan sudut chamfer 20 o dengan upset loading 180 kgf sebesar 108,28 N/mm 2 . Sedangkan kekuatan tarik terendah dihasilkan oleh produk dengan sudut chamfer 30 o dengan upset loading 160 kgf sebesar 61,25 N/mm 2 . Hal ini dikarenakan semakin sempit luas permukaan kontak sambungan las maka kekuatan tariknya akan menurun, karena semakin sempitnya permukaan kontak benda kerja yang saling bergesekan pada saat terjadinya pengelasan. Seiring bertambahnya nilai upset loading, maka kekuatan tariknya cenderung menurun. Hal ini dikarenakan semakin tinggi nilai upset loading maka tekanan yang dihasilkan semakin besar sehingga panas yang dihasilkan semakin tinggi sehingga menurunkan daya tarik antar butiran logam yang akan mempengaruhi kekuatan tarik dari Al-Mg-Si.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2011/412/ 051104035
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/140917
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item