BKG

Ardiansyah, (2011) Pengaruh Variasi Sudut Static Mixer terhadap Unjuk Kerja Heat Exchanger,. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Heat exchanger adalah peralatan yang memfasilitasi pertukaran panas antara dua fluida yang memiliki perbedaan temperatur sekaligus menjaga keduanya dari pencampuran satu sama lain. Konstruksi yang paling sederhana dari heat exchanger adalah jenis susunan pipa ganda (double tube heat exchanger) . Teknik-teknik peningkatan unjuk kerja heat exchanger dapat dibedakan menjadi teknik aktif dan teknik pasif, salah satunya adalah dengan pemasangan tubeinserts jenis static mixer yang termasuk kedalam teknik pasif. Pemasangan tubeinserts tersebut dapat menghasilkan intensitas turbulensi yang tinggi sehingga meningkatkan perpindahan panas. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh pemasangan static mixer pada innertube dari heat exchanger susunan pipa ganda terhadap unjuk kerja heat exchanger (laju perpindahan panas dan pressure drop) . Heat exchanger yang digunakan dalam penelitian ini memiliki pipa luar (outertube) yang terbuat dari stainless steel dan pipa dalam (innertube) yang terbuat dari tembaga dengan dimensi masing-masing 76,2 mm (D o ) dan 25,4 mm (D i ) dimana fluida dingin mengalir pada ruang annulus dengan temperatur masuk 27 o C dan fluida panas pada pipa dalam dengan temperatur masuk 66 o C. Static mixer yang digunakan memiliki diameter 19 mm dengan variasi sudut = 40 o , 80 o , dan 120 o dengan jumlah tiap variasi sebanyak 60 buah, material static mixer terbuat dari PVC. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan debit fluida panas sebesar 400 hingga 900 liter/jam dengan kenaikan 100 liter/jam dan debit fluida dingin konstan yakni sebesar 900 liter/jam. Heat exchanger ini menggunakan arah aliran berlawanan arah (counter flow) , dan permukaan terluar dari heat exchanger diasumsikan terisolasi sempurna sehingga perpindahan panas hanya terjadi diantara dua fluida tersebut saja. Hasil penelitian menunjukan semakin besar sudut static mixer maka laju perpindahan panas semakin meningkat dengan peningkatan rata-rata untuk variasi sudut = 40 o , 80 o , dan 120 o berturut-turut sebesar 24%, 39%, dan 44% dibandingkan dengan plain tube (tanpa pemasangan). Hasil penelitian juga menunjukan pemasangan static mixer pada innertube mengakibatkan pressure drop yang sangat signifikan. Peningkatan pressure drop rata-rata dengan pemasangan sudut static mixer 40 o , 80 o , dan 120 o berturut-turut sebesar 7, 11, dan 12 kali lebih besar dibandingkan tanpa pemasangan static mixer (plain tube).

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2011/268/ 051103513
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/140801
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item