BKG

Suarsana, PurnaAnugraha (2011) Pengaruh Variasi Peletakan Honeycomb pada Belokan Pipa terhadap Kerugian Head Aliran Fluida. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pada belokan pipa, aliran fluida mengalami kerugian head . Kerugian head pada belokan pipa ditandai dengan penurunan tekanan ( pressure drop ) yang lebih besar daripada pipa lurus untuk panjang yang sama. Hal ini disebabkan oleh aliran pada belokan mengalami gaya sentrifugal pada seluruh partikel fluida. Akibatnya, gaya sentrifugal akan menimbulkan vortex dan menghasilkan aliran sekunder serta dapat memperbesar Δp (penurunan tekanan). Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengurangi aliran sekunder dan vortex pada belokan pipa adalah memasang suatu alat pengkondisi aliran ( flow conditioner ). Salah satu jenis alat pengkondisi aliran adalah honeycomb . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jarak peletakan honeycomb pada belokan pipa terhadap kerugian head aliran fluida. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental ( experimental research ). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah debit aliran fluida dengan variasi 1000, 1100, 1200, 1300, 1400, 1500, 1600, 1700, 1800, 1900 dan 2000 liter / jam. Variabel terikat pada penelitian ini adalah kerugian head dan koefisien kerugian head pada belokan pipa. Varibel terkontrol pada penelitian ini adalah tanpa honeycomb ,peletakan honeycomb sejauh 2D, 3D, 4D, 5D dari hilir belokan. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa jarak peletakan honeycomb pada belokan pipa berpengaruh terhadap kerugian head aliran fluida. Pada bilangan Reynold yang sama, semakin dekat honeycomb diletakan pada hilir belokan maka kerugian head dan koefisien kerugian head semakin kecil. Untuk jarak peletakan honeycomb yang sama, semakin besar bilangan Renold maka kerugian head semakin besar tetapi koefisien kerugian head semakin kecil. Kerugian head minimal pada belokan pipa adalah 0,003 mH 2 O dengan bilangan Reynold 4934.96 dan jarak peletakan honeycomb 2D dari hilir belokan, kemudian pada sistem adalah 0.005 mH 2 O dengan bilangan Reynold dan jarak peletakan honeycomb yang sama. Koefisien kerugian head minimal pada belokan pipa adalah 10.125 dengan bilangan Reynold 9869.91 dan jarak peletakan honeycomb 2D dari hilir belokan, kemudian pada sistem adalah 15.408 dengan bilangan Reynold dan jarak peletakan honeycomb yang sama.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2011/201/ 051102278
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/140739
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item