BKG

AgungSaifudin, (2010) Pengaruh Variasi Debit Udara Terhadap Karakteristik Pembakaran Briket Kulit Kacang Tanah Dengan Berbagai Persentase Pengikat Molasses. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Sebagian besar kebutuhan energi masih dipenuhi oleh bahan bakar fosil yang bersifat unrenewable dan dikhawatirkan suatu saat akan habis, karena terus meningkatnya kebutuhan energi, sehingga muncul pemikiran untuk memanfaatkan sumber energi lain yang bersifat renewable . Indonesia adalah negara agraris yang menyebabkan melimpahnya biomassa di Indonesia, hal itu membuat sangat berpotensinya pengembangan energi alternatif biomassa di Indonesia. Kulit kacang tanah termasuk biomassa yang mempunyai kandungan energi yang relatif besar. Kulit kacang tanah bisa menjadi suatu bahan bakar padat alternatif yang bersifat renewable apabila diolah bersama-sama bahan perekat dalam bentuk briket. Tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh variasi debit udara terhadap karakteristik pembakaran briket kulit kacang tanah dengan berbagai persentase pengikat molasses . Penelitian yang dilakukan menggunakan metode eksperimental. Metode ini dilakukan dengan pengamatan secara langsung untuk mengatahui pengaruh variasi debit udara terhadap karakteristik pembakaran briket kulit kacang tanah dengan berbagai persentase pengikat molasses. Dalam penelitian ini, yang akan diteliti adalah karakteristik pembakaran briket kulit kacang tanah yang meliputi laju pembakaran, temperatur pembakaran dan kadar CO, juga diteliti kadar abu dari briket kulit kacang tanah berpengikat molasses . Variabel bebas yang dipakai adalah debit udara yang variasinya dalam m 3 /s yaitu 7.235 10 -4 ;1.085 10 -3 ; 1.45 10 -3 ;1.81 10 -3 ;2.17 10 -3 , sedangkan variabel terkontrol yang dipakai dalam penelitian adalah persentase pengikat molasses yang variasinya dalam % adalah 4; 8; 12. Dari penelitian menunjukkan bahwa temperatur rata – rata tertinggi diperoleh pada debit udara 2.17 10 -3 m 3 /s dan persentase kadar perekat 12 % yaitu 632 °C. Laju pembakaran terendah diperoleh pada debit udara 7.235 10 -4 m 3 /s dan persentase pengikat molasses 12 % yaitu 0.217 gr/menit. Kadar CO rata – rata terendah pada variasi debit udara 2.17 10 -3 m 3 /s dan persentase kadar perekat 4 % yaitu 137 pmm dan kadar abu rata-rata terendah terjadi pada persentase pengikat molasses 4 % yaitu 13.37%.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2010/695/051100057
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/140557
Text
051100057.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item