BKG

AntoniusYuliusPramono, (2010) Pengaruh Variasi Temperatur dari Biokerosin Minyak Jarak Pagar Terhadap Karakteristik Pembakaran pada Kompor Sumbu. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Tuntutan manusia akan kualitas hidup yang lebih baik mendorong pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi disegala bidang, tidak terkecuali bidang engineering atau rekayasa. Contoh nyatanya dengan semakin meningkatnya penggunaan energi oleh masyarakat menyebabkan dunia ilmu pengetahuan sekarang diharuskan untuk mencari dan mengembangkan sumber energi alternatif dengan harapan bisa menggantikan peranan bahan bakar fosil saat persediaannya habis di kemudian hari.. Untuk itu, diperlukan sumber bahan bakar baru yang dapat mengganti bahan bakar lama dan renewable, salah satu contonya adalah biokerosin. Dalam usaha untuk memperbaiki sifat biokerosin agar layak menjadi bahan bakar renewable , maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan diantaranya temperatur bahan bakar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi temperatur biokerosin minyak jarak pagar terhadap karakteristik pembakaran pada kompor sumbu, yang dilihat dari nilai laju kalor input, laju kalor output, dan efisiensi konversi energi. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental, dengan cara biokerosin diberi pemanasan mula sesuai dengan besar variabel bebas. Setelah temperatur biokerosin sesuai variabel bebas, dilakukan pengujian untuk mendapat besar kalor pembakaran yang dihasilkan, kemudian biokerosin dijadikan bahan bakar dalam kompor sumbu. Kompor sumbu dinyalakan untuk melakukan uji unjuk kerja kompor sumbu, setelah nyala kompor sumbu stabil, dilakukan pengamatan untuk mendapatkan nilai laju kalor input, laju kalor output, dan efisiensi konversi energi Dari hasil penelitian diketahui bahwa temperatur minyak jarak dan jumlah udara berpengaruh terhadap karakteristik pembakaran kompor sumbu. Laju kalor input dan laju kalor output tertinggi yaitu 1,96572 kJ/s; dan 1,37947 kJ/s terjadi pada temperatur yang paling besar yaitu 80 0 C dan pada jumlah lubang udara 376 buah; sedang efisiensi konversi energi tertinggi yaitu 73,94 % pada temperatur 50 0 C dan jumlah lubang 458 buah.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2010/681/051100042
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/140542
Text
051100042.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item