BKG

LailatulMu`arifah, (2010) Pengaruh Kecepatan Udara Terhadap Transfer Energi Dan Massa pada Direct Contact Humidifier. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kelembaban udara di dalam suatu ruangan dapat mempengaruhi keadaan ruangan, baik untuk organisme biotik ataupun abiotik. Untuk meningkatkan kelembaban udara digunakan suatu alat yang biasa dikenal dengan istilah humidifier . Alat ini menggunakan suatu sistem perpindahan panas kontak langsung, dimana udara dan partikel air disinggungkan secara langsung sehingga terjadi proses transfer energi dan massa. Kelembaban udara akan meningkat pada saat partikel air dan udara bersinggungan karena sebagian air berubah menjadi uap air. Dalam proses kontak secara langsung antara udara dengan partikel air, kecepatan udara sangat berpengaruh terhadap proses transfer energi dan massa. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh kecepatan udara terhadap transfer energi dan massa pada direct contact humidifier . Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimental nyata. Penelitian ini digunakan untuk menguji pengaruh kecepatan udara terhadap transfer energi dan massa pada direct contact humidifier . Kecepatan udara di ukur dengan incline manometer melalui beda tekanan yang ditunjukkan saat proses pengukuran. Sedangkan kelembaban diukur dengan hygrometer . Dari hasil penelitian didapatkan bahwa proses transfer energi dan massa akan semakin tinggi jika kecepatan udara inlet semakin besar, karena massa udara yang mengalir ke dalam sistem semakin banyak. Transfer energi dapat bernilai positif dan negatif. Transfer energi bernilai positif jika energi ditransfer dari udara ke air akibat proses penguapan ketika udara melewati semburan air. Sebaliknya, transfer energi bernilai negatif jika energi ditransfer dari air ke udara akibat proses pengembunan udara. Transfer massa bernilai positif jika udara outlet menerima tambahan uap air dan bernilai negatif jika kanduangan uap di dalam udara berkurang. Transfer massa yang tertinggi terjadi pada temperatur udara inlet 40ºC yaitu sebesar 0,0013 kg/s pada kecepatan udara 3,085 m/s. Sedangkan transfer energi tertinggi sebesar 2,389 kJ/s pada temperatur udara inlet 50 ºC dan kecepatan udara inlet sebesar 3,210 m/s.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2010/29/051000312
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/140335
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item