BKG

MelindaFerianFebrasari, (2010) Perencanaan Keseimbangan Lintasan Produksi Untuk Meningkatkan Produktivitas Produksi Sigaret Di PT.XYZ Indonesia. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Produktivitas akan selalu menjadi topik yang dibahas dalam evaluasi perusahaan. Banyak usaha yang dilakukan suatu perusahaan agar dapat mencapai tingkat produktivitas yang diinginkan. Salah satu caranya adalah dengan melakukan continuous improvement untuk mengevaluasi sistem kerja dan proses produksi yang saat ini dijalankan oleh perusahaaan. PT.XYZ adalah salah satu produsen Sigaret Kretek Tangan (SKT) yang proses produksinya dilakukan secara manual dengan tangan manusia. Produk sigaret PT.XYZ telah memiliki brand image yang baik dimata konsumennya, sehingga perusahaan harus selalu aktif melakukan evaluasi baik internal maupun eksternal perusahaan, tanpa mengabaikan mutu produk yang dihasilkan. Salah satu permasalahan yang terjadi pada pembuatan SKT ini adalah adanya ketidakseimbangan kapasitas output dari setiap stasiun kerja fixed yaitu linting, gunting, pengepakan, pelabelan cukai dan Balling . Hal ini mengganggu kelancaran keseimbangan lintasan produksi terkait dengan kecepatan kerja tiap stasiun kerja terlibat, penggunaan sumber daya yang tidak dimaksimalkan ( lack ), efek bottleneck , work in process, exceed end inventory, dan pemaksimalan lay-out produksi aktual. Permasalahan diatas dapat diselesaikan dengan cara mengevaluasi sistem kerja aktual yang dijalankan oleh perusahaan, menyeimbangkan kapasitas setiap stasiun kerja dengan memaksimalkan kecepatan kerja berdasarkan data kapasitas pekerja, merencanakan buffer stock dalam jumlah yang tepat, merencanakan jumlah persediaan akhir yang digunakan sebagai bahan baku proses produksi H+1, mengalokasikan jumlah pekerja sesuai dengan kapasitas stasiun kerja yang telah disesuaikan, dan menyesuaikan kondisi lay-out aktual. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat produktivitas yang telah dicapai oleh PT.XYZ adalah sebesar 93,06%, dan dapat ditingkatkan ( improvement ) menjadi 99,54% dengan peningkatan output sebesar 78.200 batang/hari disertai pengurangan lack sebesar 230.220 batang/hari dan jumlah pekerja yang direalokasikan keluar sistem produksi adalah sebanyak 20 orang. Buffer stock sigaret batangan yang direkomendasikan adalah 25.224 batang/jam dan 30.143 batang/jam untuk sigaret yang telah dipak. Persediaan buffer stock ini akan dijumlahkan dengan persediaan akhir yang direkomendasikan, yaitu sebesar 420.133 batang/hari untuk sigaret batangan dan 316.080 batang/hari untuk sigaret dalam pak, sehingga penghematan end inventory yang terjadi adalah sebesar 9,32% sigaret batangan dan 17,59% sigaret dalam pak.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2010/134/051001053
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/140319
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item