BKG

IndriaErniYuanita, (2009) Analisis Metode Kerja Operator dalam Rangka Meningkatkan Efisiensi Penggunaan Tenaga Kerja. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Masalah yang dialami oleh PG Krebet Baru Bululawang Malang adalah belum adanya perencanaan tenaga kerja yang berdasarkan pada telaah metode kerja yang berlangsung di perusahaan. Selama ini perusahaan hanya mengandalkan data masa lalu untuk merekrut tenaga kerja tidak tetapnya pada musim giling. Hal ini mengakibatkan beberapa masalah, seperti banyaknya tenaga kerja tidak sesuai dengan beban kerja, waktu menganggur yang tinggi, dan penempatan pekerja yang belum efisien. Pada akhirnya perusahaan hanya terus berpegang pada data masa lalu tanpa menyadari banyaknya pemborosan waktu dan tenaga untuk melakukan pekerjaan di perusahaan. Dalam menanggapi permasalahan ini, maka perusahaan harus mampu merencanakan tenaga kerja tidak tetap secara tepat, sehingga tidak tejadi pemborosan tenaga dan waktu yang nantinya berdampak pada membengkaknya biaya tenaga kerja. Salah satu cara untuk mengetahui jumlah tenaga kerja tidak tetap yang efisien adalah dengan melakukan analisis metode kerja. Analisis metode kerja dilakukan untuk perencanaan kebutuhan tenaga kerja agar sistem kerja yang ada dalam perusahaan lebih efisien. Analisis ini dilakukan dengan menetukan waktu baku setiap operasi dan menelaah metode kerja yang selama ini dipakai oleh perusahaan dengan peta kelompok kerja, kemudian membuat usulan perbaikannya. Berdasarkan analisis metode kerja operator yang dilakukan di perusahaan pada bagian timbangan dan meja tebu, didapatkan waktu baku total pada bagian meja tebu sebesar 8.06 menit, timbangan bruto sebesar 3.46 menit, timbangan tara sebesar 2.13 menit, dan timbangan lori sebesar 3.8 menit. Dari hasil analisis metode kerja, diusulkan pada perusahaan untuk mengurangi tenaga kerja tidak tetapnya karena banyaknya waktu menganggur yang ada di perusahaan. Pengurangan tenaga kerja dalam satu shift nya pada bagian timbangan bruto dari 3 pekerja dikurangi menjadi 2 pekerja, timbangan tara dari 3 pekerja dikurangi menjadi 2 pekerja, timbangan lori dari 3 pekerja dikurangi menjadi 1 pekerja. Pengurangan tenaga kerja dalam satu shift nya pada bagian meja tebu yaitu operator CCR I dan meja tebu dari 6 pekerja dikurangi menjadi 2 pekerja, operator crane unloading dari 10 pekerja dikurangi menjadi 8 pekerja, dan pekerja pengait rantai dari 24 pekerja dikurangi menjadi 12 pekerja.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2009/614/051000203
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/140222
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item