BKG

GeryHardhiarto, (2009) Penerapan Shojinka dalam Menyeimbangkan Lintasan Perakitan untuk Mencapai Fleksibilitas Produksi. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Masalah yang banyak dihadapi oleh perusahaan termasuk PT. X adalah jumlah permintaan pasar yang tidak menentu (berfluktuasi) di setiap periodenya. Fluktuasi dari permintaan ini akan menyebabkan dua kondisi yang dialami perusahaan akibat penentuan jumlah produksi yang tidak tepat yaitu terjadinya penumpukan produk pada periode tertentu akibat jumlah permintaan yang menurun dan tidak terpenuhinya permintaan konsumen pada saat permintaan suatu produk meningkat. Akhirnya perusahaan akan berupaya untuk memenuhi permintaan dengan mengadakan jumlah persediaan cadangan yang tinggi dan menerapkan sistem perencanaan produksi dengan penerapan laju produksi harian konstan, dimana hal ini justru akan menyebabkan pemborosan. Dalam menanggapi permasalahan ini maka perusahaan harus dapat sefleksibel mungkin, yaitu bahwa perusahaan harus dapat mengatur jumlah tenaga kerja sesuai dengan jumlah permintaan agar beban kerja merata dan fleksibilitas produksi dapat tercapai. Strategi dalam mencapai fleksibilitas yang tinggi untuk mengatasi tingginya fluktuasi permintaan di setiap periodenya adalah dengan menggunakan teknik shojinka . Shojinka merupakan suatu teknik untuk mencapai fleksibilitas dalam pengaturan jumlah pekerja dengan menyesuaikan diri terhadap perubahan permintaan. Selain itu, diperlukan suatu perencanaan untuk mengatur kelancaran produksi. Strategi untuk mengatur kelancaran produksi adalah dengan menerapkan keseimbangan lintasan. Untuk menyeimbangkan lintasan perakitan terdapat beberapa metode yang dapat digunakan, diantaranya yaitu dengan menggunakan keseimbangan lintasan metode heuristik. Berdasarkan analisis kondisi perusahaan saat ini yaitu dengan waktu siklus yang ditetapkan sebesar 29,72 detik dan penetapan 55 pekerja, didapatkan efisiensi waktu proses sebesar 69,69% dan output produksi yang dihasilkan masih belum memenuhi target, yaitu sejumlah 48.452 unit . Sedangkan berdasarkan analisis teknik shojinka , dimana pada teknik ini perencanaan produksi diestimasikan menjadi tiga bagian, yaitu pada saat permintaan rata-rata, permintaan minimum dan permintaan maksimum. Pada permintaan rata-rata yaitu dengan waktu siklus yang ditetapkan sebesar 25,70 detik dan penetapan 69 pekerja, didapatkan efisiensi waktu proses sebesar 91,24% dan output produksi yang dihasilkan telah memenuhi target, yaitu sejumlah 56.031 unit . Pada permintaan minimum yaitu dengan waktu siklus yang ditetapkan sebesar 95,98 detik dan penetapan 18 pekerja, didapatkan efisiensi waktu proses sebesar 93,66% dan output produksi yang dihasilkan telah memenuhi target, yaitu sejumlah 15.003 unit . Pada permintaan maksimum yaitu dengan waktu siklus yang ditetapkan sebesar 19,19 detik dan penetapan 89 pekerja, didapatkan efisiensi waktu proses sebesar 94,75% dan output produksi yang dihasilkan telah memenuhi target, yaitu sejumlah 75.039 unit .

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2009/342/050902535
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/139930
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item