BKG

RudyCahyono, (2009) Analisis Pengaruh Perubahan Kuat Arus Pada Pengelasan TIG Striking Pada Stainless Steel 304 Terhadap Laju Korosi dan Kekerasan Permukaan Daerah HAZ”. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Definisi dari Deustche Industrie Normen ( DIN ) las adalah ikatan metalurgi pada sambungan logam atau logam paduan yang dilaksanakan dalam keadaan lumer atau cair Gas tungsten arc welding atau tungsten inert gas welding ( TIG ) adalah jenis las yang menggunakan bahan tungsten sebagai elektroda tak terkonsumsi. Elektoda ini digunakan hanya untuk menghasilkan busur nyala listrik. Bahan penambah berupa batang las (rod),yang dicairkan oleh busur nyala tersebut mengisi kampuh bahan induk. Untuk mencegah oksidasi digunakan gas mulia ( argon,helium,Freon) sebagai gas pelindung. Stainless steel 304 adalah baja tahan karat,dengan komposisi kimia yaitu karbon 0,08 % ; mangan 2,00 % ; phosphor 0,45 % ; sulfur 0,030 %; silicon 0,75 % ; Chromium 18-20 % ; nickel 10,5 % ; nitrogen 0,10 % . Stainless steel 304 termasuk kedalam jenis stainless steel austenitik yang mempunyai sifat mampu las yang lebih baik dibandingkan dengan jenis feritik dan martensik. Pada pendinginan lambat dari 680 °C ke 480 °C akan terbentuk karbida krom yang mengendap diantara butir sehingga daerah sekitarnya menjadi kekurangan kadar krom yang berakibat pada menurunya sifat tahan karat dan menurunkan kadar kekerasan daerah HAZ Stainless steel 304 termasuk dalam baja paduan tinggi yang memiliki kemampuan las baik ( weldability ), tahan terhadap korosi, suhu tinggi dan suhu rendah. Perubahan kuat arus akan mempengaruhi dari kekerasan permukaan daerah HAZ dan laju korosi pada stainless steel 304. Dari perubahan kuat arus 50 A, 55 A, 60 A, 65 A, dan 70 A. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimental nyata ( true experimental reseach ), pengujian yang dilakukan adalah uji kekerasan dan uji korosi. Analisa statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa varian satu arah, yaitu analisis untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kuat arus pada pengelasan TIG terhadap laju korosi pada stainlees stell 304. Hasil penelitian menunjukkan bahwa naiknya kuat arus kekerasan permukaan daerah mengalami penurunan dari 50 A-232,11 BHN dan 70 A-212,33 BHN. Dari uji korosi naiknya kuat arus mempengaruhi lebar daerah HAZ yang membentuk endapan karbida krom sehingga daerah terkorosi melebar dari 50A-0,000652 mpy ke 70A-0,00267 mpy. Dari penelitian dapat disimpulkan kenaikan arus pengelasan menyebabkan turunnya kekerasan permukaan daerah HAZ dan menyebabkan naiknya laju korosi di daerah HAZ.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2009/319/050902336
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/139905
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item