BKG

MochammadFachrurRozi, (2009) Pengaruh Tekanan pada Proses Injection Molding terhadap Kekuatan Tarik Polypropylene Hybrid Composite. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Seiring dengan tingkat kemajuan teknologi manufaktur dibutuhkan suatu material yang harus memenuhi kriteria tertentu seperti tahan korosi, mempunyai sifat mekanik yang baik, ringan, ekonomis dan ramah lingkungan. Hybrid Composite merupakan penggabungan 3 material berbeda yang terdiri dari 2 macam material penguat ( filler ) dan 1 material pengikat ( matrix ) yang disusun dengan kombinasi sistematik untuk memperoleh sifat-sifat tertentu yang mampu memenuhi kriteria seperti yang telah disebut di atas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tekanan injeksi pada proses injection molding terhadap kekuatan tarik polypropylene hybrid composite . Filler yang digunakan untuk pembuatan spesimen uji tarik pada penelitian ini yaitu serat kenaf dengan panjang 4 - 5 mm dan serbuk kayu meranti dengan ukuran butir 250 - 355 μ m, sedangkan matrix yang digunakan yaitu jenis termoplastik polypropylene. Proses yang digunakan untuk pembuatan komposit ini yaitu proses injection molding dengan temperatur injeksi 190 °C dan variasi tekanan injeksi 6,5 bar, 7 bar, 7,5 bar, 8 bar dan 8,5 bar. Data kekuatan tarik diperoleh dari pengujian tarik untuk masing-masing variasi tekanan injeksi. Data kekuatan tarik hasil pengujian tarik menunjukkan bahwa kekuatan tarik polypropylene hybrid composite mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya tekanan injeksi pada proses injection molding . Peningkatan kekuatan tarik ini disebabkan pada tekanan injeksi yang semakin tinggi mampu mendorong dan membuang lebih banyak rongga-rongga udara yang terjebak melalui saluran udara dan mampu memampatkan rongga-rongga udara yang terjebak selama fase packing (pemadatan) berlangsung sehingga dihasilkan komposit yang baik dengan porositas yang minim. Pada penelitian ini, kekuatan tarik polypropylene hybrid composite tertinggi dicapai pada tekanan tertinggi yaitu pada tekanan 8,5 bar sebesar 80,1282 N.mm -2 dengan regangan mencapai 4,3210 %, sedangkan kekuatan tarik terendah polypropylene hybrid composite terdapat pada tekanan injeksi 6,5 bar yaitu sebesar 74,9199 N.mm-2 dengan regangan mencapai 6,1728 %.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2009/270/050902046
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/139857
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item