BKG

NarotamaAuliaFazri, (2009) Pemodelan variasi tegangan kompleks serta kedalaman retak terhadap arah tegangan utama sebagai prediksi pola permukaan patahan”. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Factory roof pattern merupakan salah satu pola yang terbentuk pada permukaan patahan yang dapat diamati secara makro. Pola ini terbentuk pada patahan yang disebabkan oleh beban kompleks ( axial dan geser) secara dinamis atau yang dikenal dengan beban fatigue . Mengetahui penyebab suatu kegagalan adalah sangat penting, karena dapat mencegah atau mengurangi kegagalan yang sama terjadi kembali serta dapat digunakan untuk memperbaiki perencanaan suatu komponen. Salah satu cara untuk memprediksi arah rambatan retak yang terjadi dalam komponen permesinan adalah dengan mengamati arah tegangan utama yang terjadi. Dengan mengetahui arah tegangan utama maka dapat diamati dan diprediksikan kearah mana retak akan merambat karena sesuai dengan hasil penelitian pada komponen yang berbentuk batang melingkar (Murakami,2003,2005) bahwa arah perambatan retak tegak lurus terhadap tegangan utama Selain itu dengan memvariasikan kedalaman retak kita dapat mengetahui arah tegangan utama pada ujung – ujung retak tersebut dan kita dapat memprediksikan pola apakah yang terbentuk dari permukaan retak tersebut . Penelitian ini menggunakan metode elemen hingga dengan bantuan software ANSYS Workbench untuk mengevaluasi arah tegangan utama yang disebabkan oleh variasi kombinasi pembebanan tarik dan torsi , serta pengaruh dari model material. Bahan yang digunakan sebagai spesimen adalah acrylic berbentuk silinder pejal sesuai dengan standard pengujian fatigue dengan diameter yang dicekam 22 mm dan panjang 44 mm, sedangkan diameter luar yang diamati 18 mm dan diameter kedalaman retak yang divariasikan. Pengujian ini dilakukan dengan memberi beban kombinasi tarik dan puntir pada spesimen dengan kedalaman retak yang bervariasi. Data yang diperoleh dari hasil running program adalah vektor arah tegangan utama Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh siklus kombinasi tegangan tarik dan puntir serta variasi kedalaman retak terhadap arah tegangan utama untuk mendapatkan prediksi bentuk patahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar beban tarik yang diterima spesimen menyebabkan sudut arah tegangan utama semakin kecil, sedangkan semakin besar beban torsi yang diterima spesimen menyebabkan sudut arah tegangan utama semakin besar. Pengaruh dari kedalaman retak adalah semakin kedalam sudut arah tegangan utama akan semakin besar, dan dengan menghubungkan sudut arah tegangan utama pada masing-masing kedalaman retak diperoleh prediksi pola permukaan patahan factory roof .

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2009/257/050901957
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/139843
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item