BKG

StevenGandadinata, (2008) Pengaruh Perubahan Bentuk Flame Holder Terhadap Pola Aliran dan Kestabilan Nyala Api Difusi. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh perubahan bentuk flame holder yang paling optimal terhadap pola aliran dan kestabilan nyala api difusi. Api difusi terkenal mudah tidak stabil karena udara pembakarannya berdifusi secara langsung saat api menyala. Salah satu metode yang digunakan untuk menstabilkan pembakaran difusi adalah menghasilkan daerah resirkulasi dengan pemasangan flame holder setelah nosel. Dengan flame holder akan terbentuk suatu pola aliran tertentu sehingga terjadi daerah resirkulasi, sesuai fungsinya sebagai pengganggu aliran. Pencampuran bahan bakar dan udara menjadi semakin homogen, akibatnya akan diperoleh pembakaran yang lebih sempurna dan kestabilan api yang lebih baik. Instalasi penelitian meliputi tabung LPG sebagai penyuplai bahan bakar, blower sebagai penyuplai aliran udara aksial, burner sebagai tempat terjadinya reaksi pembakaran dan flame holder sebagai pengganggu aliran fluida. Variabel bebas yang digunakan adalah 3 macam bentuk flame holder, yaitu cincin, cakram, dan kerucut berlubang. Sedangkan variabel bebas yang lain adalah kecepatan aliran udara aksial antara 0 – 9,55 [m.s-1], dan ketinggian flame holder 2mm, 4mm, dan 6mm. Dari hasil penelitian, didapatkan data terjadinya lift off yang selanjutnya dicatat dan digambarkan dalam grafik kestabilan api. Sedangkan data pola aliran diambil dengan menggunakan metode Schlieren untuk memvisualisasikan aliran yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh perubahan bentuk flame holder yang menimbulkan pola aliran tertentu sehingga menyebabkan perubahan resirkulasi pada aliran udara. Akibatnya adalah perluasan pola aliran dan kestabilan nyala pada api difusi yang mengalami peningkatan secara signifikan. Daerah kestabilan api difusi paling besar dihasilkan flame holder cakram karena aliran melalui lubang-lubang sehingga daerah resirkulasi menjadi sangat luas. Hal ini mengakibatkan campuran bahan bakar dan udara menjadi homogen dengan pembakaran yang lebih sempurna.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2008/79/050800557
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/139631
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item