BKG

BernardHarianja, (2008) Pengaruh Heat Input Pada Pengelasan Austenitic Stainless Stee l Dengan TIG Striking Terhadap Kekuatan Tarik. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pada teknologi pengelasan, arus yang digunakan akan berpengaruh kepada peningkatan masukan panas ( heat input ). Karena logam di sekitar lasan mengalami siklus termal cepat yang menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan metalurgi, deformasi, dan tegangan termal. Di mana pada pendinginan lambat dari 850 0 C – 425 0 C austenitic stainless stee l akan terbentuk kromium karbida yang mengendap diantara butir yang menyebabkan penurunan sifat mekaniknya. Salah satu cara untuk mengurangi nilai masukan panas ( heat input ) adalah dengan pengelasan striking . Pengelasan striking adalah Pergerakan elektroda urutan lurus, bertujuan untuk mendapatkan deposit logam las dengan permukaan yang rata dan halus, menghindari terjadinya cacat permukaan dan pencampuran terak, menghindari pemanasan yang terlalu tinggi dan terjadinya deformasi pada daerah las. Austenitic stainless steel merupakan material non magnetik dan tidak dapat dikeraskan pada proses perlakuan panas. Austenitic stainless steel hanya mampu keras pada pengerjaan dingin. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen sejati ( true experimental research ) dengan rancangan model klasifikasi satu arah. Permasalah yang akan dipecahkan adalah pengaruh peningkatan heat input sebesar 0,172 Kj/mm, 0,179 Kj/mm, 0,208 Kj/mm, 0,241 Kj/mm, 0,259 Kj/mm ( dengan mevariasikan kuat arus), pada pengelasan a ustenitic stainless steel dengan TIG striking terhadap kekuatan tarik. Bahan yang dilas adalah plat austenitic stainless steel 304 tebal 4 mm dengan kawat elektroda wolfram berdiameter 1,6 mm dan filler metal ER 308 yang dilas pada posisi flat position menggunakan las TIG. Hasilnya adalah, dengan peningkatan heat input yang semakin besar dari 0,179 Kj/mm samapi 0,259 Kj/mm menyebabkan kekuatan tarik bahan akan mengalami penurunan yang ditunjukkan dari grafik linier dan analisa varian satu arah dimana nilai Fhitung > Ftabel. Heat input yang semakin tinggi menyebabkan struktur butiran pada daerah pengaruh panas semakin besar dan mengendapnya kromium karbida (Cr 23 C 6 ) pada batas butir.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2008/754/050900053
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/139595
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item