BKG

AgungWitjaksono, (2008) Penerapan Sistem Kanban Guna Mendukung Sistem Produksi JIT (Just-in- Time) Untuk Produk Saxophone Body Pada PT. Yamaha Musical Products Indonesia Pier-Pasuruan. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

PT. Yamaha Musical Products Indonesia Pier-Pasuruan pada saat ini menghadapi masalah yaitu karena belum menerapkan sistem Kanban pada produk baru untuk Saxophone Body seri 275, 475 dan 23 prosentase ketercapaian set ratio ( ratio kelengkapan komponen Saxophone yan g terdiri dari body , bell & bow serta neck untuk seri 275,475 dan 23) pada stockroom yang jumlahnya tidak pernah sama (tidak pernah seimbang). Dari pertimbangan diatas, maka perlu dilakukan penerapan sistem Kanban oleh PT. YMPI untuk produk baru Saxophone Body seri 275, 475 dan 23. Adapun data untuk menerapkan sistem Kanban adalah jenis produk yang akan diteliti, mesin produksi yang digunakan, menghitung waktu operasi ( standart time ) dan menghitung waktu tunggu ( lead time ) dari produk yang diteliti, dan menghitung jumlah kanban yang beredar. Dengan tidak tercapainya prosentase ketercapaian set ratio yang belum memenuhi jumlah yang ditetapkan (tidak mempunyai kesamaan jumlah untuk komponen per-itemnya) secara tidak langsung akan mengganggu ketersediaan material yang siap untuk di proses perakitan yang secara langsung akan mengakibatkan efisiensi perusahaan menjadi tidak stabil (turun dan naik). Untuk efisiensi perusahaan yang tidak stabil (turun dan naik) dapat dilihat pada data berikut ini, pada bulan april dari target sebesar 111,88% terealisasi sebesar 112,43% (surplus 0,6%) sehingga tidak mengalami loss time atau surplus sebesar 37740,00 menit, pada bulan mei dari target 112,83% terealisasi sebesar 103,84% (minus 8,5%) sehingga loss time sebesar minus 68481,52 menit, pada bulan juni dari target 112,88% terealisasi sebesar 108,63% (minus 4,2%) sehingga loss time sebesar minus 52117,79 menit. Maka dengan diterapkannya sistem Kanban pada proses produksi untuk produk Saxophone Body seri 275, 475 dan 23 diharapkan Kanban dapat memenuhi jumlah prosentase ketercapaian set ratio ( ratio kelengkapan komponen Saxophone Body yan g terdiri dari body , bell & bow serta neck untuk seri 275,475 dan 23) pada stockroom yang jumlahnya tidak pernah sama (tidak pernah seimbang) menjadi sama (seimbang) agar dapat memenuhi ketersediaan material yang siap untuk di proses perakitan sehingga perusahaan tidak mengalami gangguan ketidakstabilan mengenai efisiensi.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2008/666/050803314
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/139498
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item