BKG

MErieqRizal, (2008) Pengaruh variasi bentuk nosel terhadap temperatur plat dan laju perpindahan kalor dari api difusi ke plat. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pembakaran difusi lebih banyak digunakan karena keamanan dan kemudahan dalam pengontrolan. Salah satu hal penting dalam optimalisasi penggunaan pembakaran difusi adalah proses heat transfer (perpindahan kalor). Suatu upaya untuk memperbaiki proses pembakaran difusi dengan mengusahakan terjadi aliran swirl . Aliran ini dapat diakibatkan dengan memasang swirl nozzle . Mengingat betapa pentingnya hubungan antara pembakaran difusi dan perpindahan kalor, maka dilakukan penelitian tentang pengaruh variasi bentuk nosel terhadap temperatur plat dan laju perpindahan panas dari api difusi ke plat Dalam penilitian ini metode yang digunakan adalah ( true experimental research) yaitu dengan melakukan pengamatan secara langsung untuk mengetahui pengaruh variasi bentuk nosel terhadap laju perpindahan kalor dari api difusi ke plat. Pengambilan data temperatur dilakukan dengan menggunakan thermocouples , data yang diperoleh selanjutnya dirubah dari analog ke data digital dengan menggunakan Analog Digital Converter. Penelitian ini menggunakan variabel bebas berupa variasi bentuk nosel yaitu swirl nozzle sudut alur 0 0, 300, 600 , dan circular nozzle. Variabel terikatnya adalah temperatur plat dan laju perpindahan kalor dari api difusi ke plat. Pada penelitian ini pengambilan data untuk setiap variasi bentuk nosel diamati dalam waktu 15 menit dengan kecepatan udara 1,232 ms-1 dan kecepatan bahan bakar 2,82 ms-1 Hasil yang didapat bahwa pada swirl nozzle sudut alur 600 memiliki temperatur plat yang tinggi dan juga distribusi temperatur plat yang merata dari pada swirl nozzle sudut alur 300, 00, serta circular nozzle , sehingga laju perpindahan kalor akan tinggi seiring dengan temperatur plat yang tinggi. Dengan sudut alur yang tinggi maka kecepatan tangensial aliran bahan bakar besar, kecepatan aksial bahan bakar kecil, sehingga meningkatkan intensitas turbulensi. Zona resirkulasi terbentuk, sehingga api lebih lebar, daerah kontak api lebih luas, distribusi temperatur plat yang terjadi semakin merata serta laju perpindahan kalor akan meningkat.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2008/307/050801571
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/139159
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item