BKG

SeptianTriKurniawan, (2008) Rancang Bangun, Pengujian, dan Analisa Kinerja Radiator Saluran Tunggal Aliran Transversal Dibandingkan Dengan Radiator Konvensional. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Radiator adalah instrumen penting dalam mekanisme optimalisasi kinerja motor bakar, sebagai pembuang kelebihan panas pada saat mesin berpeorasi, sehingga mesin terhindar dari kondisi overheating ataupun overcooling . Telah lama dan secara luas, bahwa radiator konvensional, dengan properti penukar kalor berupa tube – tube bersirip digunakan pada sistem pendinginan mesin, dengan media berupa coolant dan udara bebas. Namun demikian, radiator tersebut memiliki beberapa kelemahan potensial, diantaranya adalah penyumbatan tube akibat pembentukan kerak yang relatif lebih cepat terjadi pada setiap tube akibat diameter yang relatif kecil, kontak permukaan luar dinding tube dengan pangkal sirip pendingin kurang seragam menimbulkan heat transfer bottleneck , kebocoran pada koneksi antara reservoir dengan tube , bahan konstruksi radiator yang komposit menimbulkan heat transfer bottleneck , dan konfigurasi tube bersirip yang relatif rapat menimbulkan hambatan aliran udara pendingin yang berlebihan saat akan memasuki, melewati, dan meninggalkan tube bersirip, yang mengakibatkan stagnasi sirkulasi aliran udara pendingin sekaligus penambahan pressure drop . Dan berkaitan kelemahan - kelemahan tersebut, bahwa radiator konvensional belum mengalami perkembangan yang signifikan hingga saat ini. Rancang bangun, pengujian, dan analisa kinerja radiator rancangan berupa radiator saluran tunggal aliran transversal dilakukan sebagai upaya memberikan solusi alternatif atas aplikasi radiator konvensional dengan berbagai kelemahannya. Ratifikasi kinerja radiator rancangan dilakukan melalui penelitian eksperimental nyata, dimana radiator konvensional juga diuji sebagai materi pembanding. Pengujian dilakukan dengan memberikan beban pendinginan dengan lima varian debit aliran coolant dan temperatur coolant masuk radiator yang dipertahankan konstan. Sedangkan udara pendingin dialirkan oleh kipas elektronik dengan putaran kipas konstan. Data – data primer yang diakuisisi selama pengujian adalah temperatur coolant pada sisi masuk dan sisi keluar radiator, temperatur udara pendingin pada sisi masuk dan sisi keluar radiator, dan pressure head pada saluran radiator. Data tersebut diolah menjadi data analisa kinerja radiator, berupa hubungan debit aliran coolant terhadap laju perpindahan panas aktual, pressure drop , dan efektifitas, dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil pengujian radiator rancangan menunjukkan bahwa laju perpindahan panas aktual pada radiator rancangan lebih besar dibandingkan pada radiator konvensional, pressure drop aliran coolant pada radiator rancangan lebih kecil dibandingkan pada radiator konvensional, dan efektifitas penukaran panas radiator rancangan lebih tinggi dibandingkan pada radiator konvensional.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2008/293/050801511
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/139144
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item