BKG

Maulana, Rizky (2018) Peran Modal Sosial Dalam Partisipasi Perempuan Pesanggem Pada Program Phbm (Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat) (Desa Tambakasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malan. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) ialah suatu sistem pengelolaan sumberdaya hutan yang dilakukan oleh Perhutani dan masyarakat desa hutan dengan mempertimbangkan skala prioritas berdasarkan perencanaan partisipatif. Modal sosial merupakan bentuk nilai dan norma informal yang dimiliki masyarakat yang mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam program PHBM. Tetapi pada kenyataannya, tingginya modal sosial yang masih belum mampu mendorong partisipasi masyarakat. Khususnya pada perempuan, terjadi ketidakmerataan partisipasi dalam program PHBM yang masih didominasi oleh laki-laki. Rendahnya partisipasi perempuan salah satunya disebabkan faktorfaktor gender yang mempengaruhi perempuan. Faktor gender tersebut ialah aktifitas, kontol, akses dan manfaat yang menyebabkan posisi laki-laki lebih menguntungkan daripada perempuan. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk 1). Menganalisis profil aktifitas, kontrol, akses dan mafaat perempuan pesanggem dalam PHBM. 2). Menganalisis modal sosial masyarakat Desa Tambakasri 3). Menganalisis tingkat partisipasi perempuan pesanggem dalam program PHBM 4). Menganalisis keterkaitan antara modal sosial dan partisipasi perempuan dalam PHBM. Penelitian ini termasuk dalam penelitian explanatory (penjelasan) yng dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dan didukung dengan data kualitatif. Penelitian dilakukan di Desa Tambakasri pada bulan Februari hingga bulan Maret 2018. Responden pada penelitian ini ditentukan menggunakan metode purposive. Jumlah responden ditentukan menggunakan Simple Random Sampling dengan jumlah 33 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan metode wawancara terstruktur, observasi dan studi literatur. Analisis data menggunakan metode analisis gender harvard, stastistik deskriptif dan rank spearman. Berdasarkan hasil penelitian data menunjukkan bahwa terjadi beban ganda pada profil aktifitas perempuan. Akses dan kontrol perempuan pada sumberdaya masih rendah dibanding dengan laki-laki. Manfaat dalam aspek pendapatan dan kesehatan merata didapatkan oleh aki-laki dan perempuan, sedangkan manfaat aspek jaringan didominasi keterlibatannya oleh laki-laki. Modal sosial yang dimiliki tergolong kategori tinggi dengan perolehan skor rata-rata 43. Tingkat partisipasi perempuan dalam program PHBM tergolong dalam kategori sedang dengan perolehan skor rata-rata 26,9. Hubungan antara modal sosial dan tingkat partisipasi dalam analisis rank spearman menunjukkan nilai 0,387 yang menunjukkan bahwa hubungan searah antara kedua variabel termasuk dalam kategori rendah.

English Abstract

Community Based Forest Management (CBFM) is a system of forest resource management conducted by Perhutani and forest village communities by considering priority scale based on participatory planning. Social capital is a form of informal values and norms owned by the community that can encourage community participation in the CBFM program. But in reality, the high social capital that is still not able to encourage community participation. Especially in women, there is an inequality of participation in the PHBM program that is still dominated by men. The low participation of women is caused by gender factors that affect women. Gender factors are the activities, dick, access and benefits that cause the position of men more profitable than women. Therefore, this study aims to 1). Analyze the profile of women's activities, control, access and mafaat pesanggem in PHBM. 2). Analyzing social capital of Tambakasri Village community 3). Analyze the participation rate of pesanggem women in the PHBM program 4). Analyzing the linkage between social capital and women's participation in CBFM. This research is included in explanatory research (explanation) yng done through quantitative approach and supported by qualitative data. The research was conducted in Tambakasri Village in February until March 2018. Respondents in this study were determined using purposive method. The number of respondents is determined using Simple Random Sampling with 33 people. Data collection using interview method using questionnaire, observation and literature study. Data analysis using harvard gender analysis method, descriptive stratic and spearman rank. Based on the results of the research data shows that there is a double burden on the profile of women's activities. Women's access and control over resources is still low compared to men. Benefits in the aspect of income and health are equally obtained by men and women, while the benefits of networking aspects are dominated by men. Owned social capital belongs to high category with the average score of 43. Female participation rate in PHBM program belong to medium category with average score 26,9. The relationship between social capital and the participation rate in the spearman rank analysis showed a value of 0.387 indicating that the relationship between the two variables included in the low category.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2018/409/051807653
Uncontrolled Keywords: Modal Sosial, Perempuan Pesanggem, Phbm (Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat)
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 634 Orchards, fruits, forestry > 634.9 Forestry > 634.92 Forest management
Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/13874
Text
RIZKY MAULANA.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item