BKG

WiudinCahyono, (2007) Pengaruh variasi ketebalan mase alumina terhadap kuantitas cacat retak pada produk keramik. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas suatu produk keramik adalah dengan cara mengurangi kuantitas cacat yang terjadi pada produk tersebut. Pada penelitian ini membahas ketebalan mase keramik yang ditambahkan unsur alumina terhadap kuantitas cacat retak produk keramik. Alumina dapat bereaksi dengan baik pada badan (mase) keramik yang lebih tebal dan dapat mengontrol pemuaian saat pembakaran, dimana hal tersebut dapat mempengaruhi besarnya kuantitas cacat, khususnya cacat retak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar nilai kuantitas cacat retak yang dipengaruhi variasi ketebalan mase alumina terhadap produk keramik. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah eksperimen sejati, dimana variabel bebasnya adalah ketebalan mase yang divariasikan, variasi yang digunakan adalah 1 mm, 2 mm, 3 mm, 4 mm dan 5 mm. Untuk menghitung cacat retak menggunakan jumlah panjang retak tersebut. Dari eksperimental yang dilakukan dapat diketahui besar nilai maksimum kuantitas cacat retak yang terjadi. Pada grafik menunjukkan bahwa semakin besar ketebalan mase alumina yang digunakan mengakibatkan semakin kecil kuantitas cacat retaknya, dan nilai kuantitas cacat retak tertinggi adalah 20.3 mm. yang berada pada ketebalan mase 1 mm. Penurunan cacat retak tertinggi terjadi berada pada ketebalan mase 1 mm sampai 3 mm, sedangkan penurunan nilai kuantitas cacat retak sedikit sekali berada pada ketebalan mase 4 mm dan 5 mm.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2007/050703096
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/138508
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item