BKG

Kusbiantoro, (2007) Pengaruh Variasi Kecepatan Aliran Fluida Terhadap Temperatur Kerja Processor Komputer Dengan Sistem Pendinginan Sirkulasi Air. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja komputer tanpa harus melakukan penggantian hardware komputer adalah overclocking. Processor AMD memiliki keunggulan mampu di overclocking lebih tinggi dari kecepatan rata-rata. Akan tetapi processor AMD merupakan salah satu jenis processor yang menghasilkan panas yang tinggi. Panas yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kerusakan permanen pada processor. Untuk mempertahankan temperatur processor agar tetap rendah maka harus dilakukan modifikasi sistem pendinginan processor. Modifikasi dilakukan dengan cara menggunakan pendinginan processor dengan sirkulasi air. Pada sistem ini kecepatan aliran fluida merupakan variabel yang berpengaruh terhadap proses pendinginan. Untuk itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai variasi kecepatan aliran fluida. Dari hasil penelitian diketahui bahwa dengan menggunakan sistem sirkulasi air dapat mempertahankan temperatur kerja processor 15oC lebih rendah. Temperatur kerja processor yang paling rendah diperoleh pada variasi kecepatan 0,180 m/s. Pada kecepatan tersebut dapat menghasilkan temperatur kerja processor sebesar 38,980oC pada level clock 1500 Mhz, 40,362oC pada level clock 1550 Mhz, dan 41,383oC pada level clock 1600 Mhz.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2007/050701392
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/138359
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item