BKG

AgusDaryanto, (2006) Analisis Pengukuran Kinerja Proses Untuk Evaluasi Investasi In-Mould-Closing-Device (IMCD) Pada Mesin Cetak Plastik Di Pabrik Plastic Packaging PT. Rexplast, Surabaya. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

PT. Rexplast merupakan perusahaan yang bergerak dibidang kemasan plastik. Produk utamanya adalah botol plastik yang mana merupakan kemasan produk yang terbuat dari plastik beserta dekorasinya. Dalam lingkup produktifitas, perusahaan melakukan terobosan inovasi teknologi untuk mendapatkan efisiensi operasional dan efisiensi finansial pada bagian proses injection moulding dalam produksi. Salah satu penerapannya terdapat dalam produksi Bottle Cap (BC) jenis fliptop , dimana ada suatu tahapan yang disebut sebagai closing . Closing dapat dikerjakan dengan cara semi-otomatis ( mould non -IMCD ) atau otomatis ( mould IMCD ). Berdasarkan kebutuhan pasar yang kompetitif, untuk produk BC selama awal tahun 2006 mengalami peningkatan secara siknifikan. Hal tersebut menuntut perusahaan untuk dapat meningkatkan produktifitas dan efisiensi pada proses produksi guna memenuhi kebutuhan dan pelayanan kepada pelanggan. Dalam menerapkan investasi perusahaan memiliki permasalahan dalam pengambilan keputusan untuk memilih investasi mould non - IMCD atau investasi mould IMCD , sehingga diperlukan evaluasi investasi mould . Perusahaan juga membutuhkan pengukuran-pengukuran kinerja dari masing-masing mould untuk mengetahui kemampuan operasi mould . Pemakaian mould yang dilengkapi dengan IMCD dapat mengurangi tenaga kerja. Mould ini merupakan hasil suatu investasi modal yang besar. Karena itu, sebelum membelinya Perusahaan harus menelaah manfaat finansial dan strategisnya. Dalam menerapkan investasi yang berbasis teknologi ini dibutuhkan analisis kinerja proses produksi. Dengan pengukuran yang mantap tindakan untuk mencapai peningkatan secara cepat bisa diambil oleh perusahaan. Dengan acuan literatur manajemen operasi penulis menelaah peristilahan ukuranukuran di perusahaan yang semua disebut ”efisiensi”. Pengukuran kinerja proses memberitahukan kepada perusahaan adakah kemajuan dalam perbaikan dan memberikan kepada manajer operasi tentang alat untuk memperkirakan bagian suatu proses yang sedang beroperasi dan bagaimana kinerja proses berubah selama suatu waktu. Dalam analisis dibahas bagaimana menafsirkan perbedaan antara efisiensi mesin dan efisiensi produksi dapat memberikan informasi yang berguna bagi perusahaan untuk bertindak berdasarkan perbedaan itu dan mengambil keputusan tentang perbaikan proses. Analisis Pareto digunakan untuk menentukan fokus perbaikan kinerja proses menurut prioritas. Pengukuran kinerja secara keseluruhan diperlukan untuk menggambarkan kinerja proses sebuah sistem produksi. Dalam investasi, biaya pembeliannya harus dievaluasi dan diimbangi oleh manfaat-manfaatnya. Dengan metode nilai sekarang bersih, investasi mould IMCD

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2006/777/050901615
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/138319
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item