BKG

Hasanah, Binti (2018) Korelasi Dan Sidik Lintas Komponen Hasil Dan Hasil Bayam Merah (Amaranthus Tricolor L.). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Sayuran merupakan komoditas yang mempunyai perkembangan sangat tinggi, karena memiliki tingkat konsumsi yang tinggi sehingga berdampak pada peningkatan pada permintaan. Bayam banyak digemari masyarakat karena manfaat yang dimiliki, namun ketersediaan bayam untuk memenuhi kebutuhan konsumsi yang terus meningkat menjadi kurang sehingga mengharuskan Indonesia mengimpor. Salah satu jenis bayam yang digemari masyarakat adalah bayam merah (Amaranthus tricolor L.) yang memiliki manfaat memperlancar sisrem pencernaan, menurunkan resiko kanker, mengurangi kolesterol dan anti diabetes. Dalam rangka peningkatan produksi bayam, maka diperlukan adanya peningkatan kualitas bayam baik secara kuantitas maupun kualitas. Salah satu rangkaian dalam pemuliaan tanaman adalah kegiatan seleksi pada tanaman untuk mendapatkan tanaman dengan karakter yang diinginkan. Keberhasilan seleksi dapat didukung dengan pengetahuan tentang keeratan hubungan antar karakter. Pengetahuan tentang korelasi antar sifat dapat digunakan sebagai indikator seleksi, namun analisis korelasi tidak dapat menggambarkan hubungan antar komponen hasil, sehingga diperlukan analisis sidik lintas (path analysis) untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung. Penelitian ini bertujuan mengetahui keeratan hubungan antara komponen hasil dengan hasil dan mengetahui karakter yang dapat dijadikan sebagai karakter seleksi. Sedangkan hipotesis dari penelitian ini adalah terdapat beberapa komponen hasil yang memiliki hubungan erat dengan hasil dan terdapat komponen hasil yang memiliki nilai pengaruh langsung atau tidak langsung tinggi sehingga dapat dijadikan sebagai karakter seleksi. Penelitian dilakukan pada Bulan Maret hingga Mei 2018 bertempat di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya di Desa Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Peralatan yang digunakan adalah cangkul, penggaris, timbangan, label, kamera, amplop, meteran, plastik, dan alat tulis. Bahan yang digunakan adalah benih bayam merah yaitu UB2, pupuk kandang kambing, NPK, sekam, kompos dan pestisida. Populasi dibagi menjadi 2 plot dengan masingmasing populasi berjumlah 50 tanaman untuk pengamatan vegetatif dan generatif, sehingga total tanaman sebanyak 250 tanaman. Jarak tanam yang digunakan adalah 20 x 10 cm. Penelitian dilakukan menggunakan metode sampling yaitu sampel random berkelompok (Cluster Sampling). Karakter yang diamati adalah panjang daun, lebar daun, jumlah daun, tinggi tanaman, diameter batang, bobot segar, bobot 100 butir dan bobot biji per tanaman. Analisis data menggunakan aplikasi OPSTAT. Perhitungan yang diperlukan yaitu varian, kovarian, t hitung, analisis lintas pengaruh langsung, analisis lintas pengaruh tidak langsung dan pengaruh residu. Melalui hasil bobot segar, komponen hasil dengan nilai korelasi tinggi adalah tinggi tanaman, jumlah daun dan diameter batang, sedangkan pada hasil benih tanaman adalah tinggi tanaman dan bobot biji 100 butir. Berdasarkan perhitungan analisis lintas, karakter tinggi tanaman memberikan pengaruh langsung tinggi baik pada bobot segar maupun pada bobot biji per tanaman. Jumlah daun dan diameter batang memiliki pengaruh tidak langsung yang tinggi melalui tinggi tanamanii terhadap bobot segar, sedangkan diameter batang memberikan pengaruh tidak langsung yang tinggi melalui tinggi tanaman terhadap bobot biji per tanaman. Komponen hasil yang dapat dijadikan karakter seleksi untuk hasil bobot segar adalah tinggi tanaman, jumlah daun dan diameter batang. Karakter tinggi tanaman, diameter batang dan bobot biji 100 butir untuk seleksi hasil benih.

English Abstract

Vegetable is a commodity that has a very high development, because it has a high level of consumption resulting in an increase in demand. Spinach is much loved by the community because of the benefits it has, but continues to spinach to meet increasing consumption needs to be less. One of the most popular types of spinach is red spinach (Amaranthus tricolor L.) which has the benefit of facilitating digestion sisrem, lowers cancer risk, reduces cholesterol and anti diabetic. In the production period, it is necessary to improve the quality of spinach both quantity and quality. One of the series in plant breeding is the selection of plants for plants with the desired character. Successful selection can be supported by knowledge of the closeness of relationships between characters. Knowledge of correlation between traits can be used as an indicator of selection, but visual analysis can not describe the relationships between components of the results, so that cross-sectional analysis (path analysis) is needed to determine the direct and indirect effect. The research has been conducted on March to May 2018 in experimental land of Faculty of Agriculture Universitas Brawijaya, Jatimulyo Village, Lowokwaru, Malang. The equipment used is hoe, ruler, cales, label, camera, envelopes, metered, plastic, and stationery. The material used is red spinach seeds namely UB2, goat manure, NPK, husk, compost and pesticides. The population divided into two plots each plot consist of 250 plants for vegetative and generative observation. The total plant is 500 plants. Planting distance is 20 x 10 cm. The research was done using a sampling method that is a random sample group (Cluster Sampling. Characters covered include length of leaves, width of leaves, leaf number, plant height, stem diameter, fresh weight, 100 seed weight and weight of seed per plant. Data analysis using the OPSTAT applications. The necessary calculations i.e. variant, covariant, t calculate, path analysis of direct effect, path analysis of indirect effect and residue effect. Through the fresh weight yield, components with high “direct effect” is plant height, number of leaf and stem diameter, whereas in seed yield is plant height and weight of 100 seed weight. Plant height has a high indirect effect on either fresh weight sor on seed weight per plant. The number of leaves and stem diameter has a high indirect effect through the plant height on fresh weight, while the stem diameter has a high indirect effect through plant height on seed weight per plant. The yield component that can be used as a selection character for fresh weight results is plant height, number of leaves and stem diameter. Character of plant height, stem diameter and 100 seed weight for seed yield selection.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2018/786/051810679
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/13584
Text
BINTI HASANAH.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item