BKG

Natalia, Yusi Christin (2018) Pengaruh Pemupukan Nitrogen Terhadap Produksi Dan Kandungan Nutrisi Rumput Pennisetum Purpureum Cv. Mott Yang Di Tanam Di Galengan Sawah. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Rumput gajah mini (Pennisetum purpureum cv.Mott) atau biasa disebut dwarf elephant grass merupakan jenis rumput unggul yang mempunyai produktivitas yang tinggi dan kandungan nutrisi yang cukup baik. Kendala dalam penyediaan pakan hijauan ini adalah kurangnya lahan subur atau produktif, karena penggunaan lahan produktif biasanya digunakan untuk tanaman bernilai ekonomis tinggi. Selain itu, disebabkan karena berkurangnya lahan pertanian yang dialih fungsikan sebagai lahan untuk pemukiman dan keperluan lain. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan pemanfaatan lahan-lahan marjinal atau kurang produktif (Galengan sawah) dengan penambahan pupuk N untuk menunjang produksi dan nilai nutrisi rumput gajah dwarf (Pennisetum purpureum cv. Mott). Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase pupuk Nitrogen dan waktu panen yang menunjukkan hasil terbaik pada produksi bahan segar, bahan kering, bahan organik, protein kasar dan kandungan nutrisi bahan kering,viii bahan organik, protein kasar pada rumput gajah dwarf. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dipakai sebagai informasi tentang pegaruh penambahan pupuk Nitrogen dengan waktu panen yang berbeda terhadap produksi dan kandungan nutrisi rumput gajah dwarf yang mampu menghasilkan hasil terbaik. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2016 sampai 10 Oktober 2017. Analisis kandungan nutrisi dilakukan di Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah stek rumput Pennisetum purpureum cv. Mott yang didapat dari desa Sumber Sekar Dau Malang dan pupuk N sebanyak ± 0,5 kg. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah percobaan menggunakan pola Rancangan Acak Lengkap Tersarang (Nested Design) dengan 3 perlakuan yaitu pemberian pupuk 100kg/ha/tahun (N1), 200kg/ha/tahun (N2), dan 300kg/ha/tahun (N3). Masing – masing perlakuan terdiri dari 5 ulangan. Tiap ulangan terdiri dari petak tanah dengan ukuran 5 x 1 m2. Jarak antar titik tanam dalam baris 30 cm. Jumlah baris tanaman tiap petak lahan adalah 1 baris dan jumlah tanaman per petak lahan adalah 16 tanaman dengan 3 kali panen (60 hari/panen).Variabel yang diamati adalah Produksi biomassa segar , BK, BO, PK dan Kandungan nutrisi BK, BO, PK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk Nitrogen memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan nutrisi PK dan memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap Produksi BO, serta memberikan pengaruh yang tidak nyata (P>0,05) terhadap Kandungan Nutrisi BK, BO, Produksi segar, Produksi Bahan Kering dan Produksi Protein Kasar. Perlakuan waktu panen memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadapix Produksi Segar, Produksi Bahan Kering, Produksi Bahan Organik, Produksi Protein kasardan Kandungan Nutrisi BK, BO serta memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap Kandungan Nutrisi PK dimana perlakuan pemberian pupuk dan waktu panen terbaik terdapat pada perlakuan ke 3 (P3 N3). Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pengaruh pemberian pupuk N memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap produksi kumulatif Bahan Segar N1(13,8± 0,50akg/m2), N2(15,72± 0,76bkg/m2) N3(19,64± 0,62ckg/m2), Bahan Kering N1(1,64± 0,07akg/m2), N2(1,96± 0,12akg/m2) N3(2,51± 0,33bkg/m2), Bahan Organik N1(1,35± 0,05akg/m2), N2(1,61± 0,10bkg/m2) N3(2,22c ± 0,06ckg/m2) serta tidak memberikan pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap produksi kumulatif Protein Kasar N1(0,17± 0,005akg/m2), N2(0,19± 0,015akg/m2) N3(0,22± 0,056akg/m2) Meskipun ada perlakuan yang tidak memberikan pengaruh yang nyata namun cenderung mengalami peningkatan seiring bertambahnya dosis pupuk N dan waktu panen. Dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk N 300 kg/ha/th dengan waktu panen ke 3 dapat meningkatkan nilai produksi (segar, bahan kering , bahan organik dan protein kasar) serta meningkatkan kandungan nutrisi (BK, BO, PK) terhadap rumput gajah dwarf (Pennisetum purpureum cv. Mott). Disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut terhadap penambahan level pupuk N dengan waktu panen yang berbeda untuk mengetahui produksi dan kandungan nutrisi rumput gajah dwarf (Pennisetum purpureum cv. Mott).

English Abstract

The purpose of this research was to find the best levels of Nitrogen fertilization on production and nutrient content of dwarf elephant grass. The grass was planted in December 10th 2016 alone in the edge of rice fields in the village of Gading Kulon Sub-district Dau, Malang. This experiment followed Completely randomized of nested design with 3 treatments and 5 replications : N1 (3.7 gr/cuttings), N2 (7.4 gr/cuttings) and N3 (11.1 gr/cuttings). If there were significant different effect (P<0.01) continued with Least Significant Different (LSD). It was found that Nitrogen fertilization gave highly significant effect (P<0.01) on dry matter production and the nutrients content of dwarf elephant grass. The average result for the nutrient content of CPand gave significantly effect (P<0.05) on OM Production and not gave significant effect (P>0.05) on nutrient content of DM, OM, the fresh production, Dry matter Production and CP production.The result of the research have significant effect (P<0.05) to CP production. The result of the researchalso shows that harvest period have highly significant effect(P<0.01) to fresh production, OM production, DM production, CP production andnutrient content of DM, OMand have significant different effect (P<0.05)to CP. The result of the researchalso showed that the effect of Nitrogen fertilizationvi gave highly significanteffect (P <0.01) on the cumulative production of fresh Production N1 (13.8 ± 0.50a kg / m2), N2 (15.72 ± 0.76b kg / m2) N3 (19.64 ± 0.62c kg / m2), DM N1 (1.64 ± 0.07a kg / m2), N2 (1.96 ± 0.12a kg / m2) N3 (2.51 ± 0.33b kg / m2), OM N1 (1.35 ± 0.05a kg / m2), N2 (1.61 ± 0.10b kg / m2) N3 (2.22 ± 0.06c kg / m2) and not gave significant effect (P> 0.05) on the cumulative production of CP N1 (0.17 ± 0.005a kg / m2), N2 (0.19 ± 0.015a kg / m2) N3 (0.22 ± 0.056a kg / m2). It can be concluded that N3 at 3rdharvest period gave the highest production and nutrient content.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPT/2018/544/051810290
Uncontrolled Keywords: fertilizer, production, nutrient, dwarf elephant grass, the edge of rice field
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.8 Fertilizers, soil conditioners, growth regulators > 631.84 Nitrogen fertilizers
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/13522
Text
Yusi Christin Natalia.pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item