BKG

DwiMulyanto, Febri (2017) Respon Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Pada Berbagai Aplikasi Pupuk N dan Kompos Azolla. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kacang tanah merupakan salah satu komoditi tanaman pangan yang sejak dulu disukai banyak orang. Berdasarkan pada kenyataan ini, maka produktivitas kacang tanah perlu ditingkatkan, dan umumnya upaya peningkatan hasil selalu diikuti dengan upaya peningkatan jumlah pupuk kimia yang diaplikasikan. Sementara, aplikasi pupuk kimia yang dilakukan secara terus menerus dapat menyebabkan terjadinya menurunnya daya dukung lahan seperti tanah menjadi padat dan bersifat masam. Oleh karena itu untuk mengatasi peristiwa tersebut,maka diperlukan aplikasi bahan organik. Azolla dapat menjadi kombinasi alternatif dengan pupuk N anorganik dalam penyediaan unsur hara N pada tanaman. Kompos azolla bisa menjadi bahan kombinasi dengan pupuk N anorganik sebagai penyedia unsur hara N pada tanaman seperti pada tanaman kacang tanah. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah (1) Untuk mempelajari respon tanaman kacang tanah pada berbagai aplikasi pupuk N dan kompos azolla dan (2) Untuk menentukan dosis pupuk N dan kompos azolla yang optimum untuk pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah yang di tanam di lahan kering. Hipotesis yang diajukan adalah (1) Penggunaan Kompos Azolla dapat menurunkan kebutuhan pupuk anorganik N dan (2) Pemberian Dosis 5 kg ha-1 kompos azolla + 75 % pupuk N mampu memberikan hasil lebih baik pada tanaman kacang tanah. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, di Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang pada bulan Juli 2015 – November 2015. Alat yang digunakan dalam penelitian meliputi : cangkul, sabit, gunting, gembor, penggaris, tali raffia, timbangan analitik, oven, leaf area meter. Bahan yang digunakan pada penelitian ini antara lain : Benih Kacang tanah vaietas Takar 1, Kompos Azolla, pupuk N (berupa Urea : 46% N ), pupuk P (berupa SP36: 36% P2O5) dan pupuk K (berupa KCl : 60% K2O). Rancangan Lingkungan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan perlakuan kombinasi kompos azolla + pupuk N sebagai perlakuan dan terdiri dari 12 macam yaitu 0% Azolla + 0% N(P0), 0% Azolla + 125% N (P1), 0% Azolla + 100% N (P2), 0% Azolla + 75% N(P3), 75% Azolla + 0% N(P4), 75% Azolla + 125% N (P5), 75% Azolla + 100% N (P6), 75% Azolla + 75% N(P7), 100% Azolla + 0% N(P8),100% Azolla + 125% N (P9), 100% Azolla + 100% N (P10), 100% Azolla + 75% N(P11). Pengamatan dilakukan secara destruktif pada saat tanaman berumur 25 hst, 45 hst, 65 hst, 85 hst dan pada saat panen, meliputi komponen pertumbuhan (jumlah daun, jumlah cabang, jumlah polong, luas daun, bobot segar total tanaman, bobot kering total tanaman) ,komponen hasil (bobot kering total tanaman, jumlah polong, bobot kering polong, bobot 100 biji, Hasil panen per hektar) dan analisis pertumbuhan (Laju pertumbuhan relatif dan indeks panen). Data yang diperoleh dari hasil pengamatan, dianalisis dengan menggunakan uji F pada taraf 5% untuk mengetahui terjadi atau tidak terjadinnya pengaruh nyata dari perlakuan yang telah diberikan.Apabila dari hasil pengujian terdapat pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji perbandingan antar perlakuan dengan menggunakan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf P = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya pengaruh nyata dari aplikasi kompos azolla dan pemupukan N pada berbagai parameter pertumbuhan seperti jumlah daun, luas daun, bobot segar total tanaman dan bobot kering total tanaman. Sedangkan pada komponen hasil dan panen meliputi pengukuran jumlah polong per tanaman, bobot kering biji per tanaman dan pada hasil panen per hektar. Aplikasi kompos azolla dan pupuk N juga berpengaruh nyata pada laju pertumbuhan relatif tanaman yang diamati. Pemberian berbagai % azolla + % pupuk N memberikan hasil yang tidak berbeda nyata pada parameter jumlah cabang tanaman, bobot kering total tanaman, jumlah polong tanaman saat panen, bobot kering polong panen,bobot 100 biji , dan hasil ton ha-1, kecuali pada kontrol dan aplikasi 100% azolla + 75% N. berbagai kombinasi pada setiap % azolla + % N yang diapliaksikan pada berbagai pertumbuhan menunjukkan hasil yang tidak begitu signifikan (kecuali untuk perlakuan (P0) kontrol dan kombinasi perlakuan P11 (100% azolla + 75% N), maka untuk menentukan kombinasi perlakuan yang paling efisien, diperlukan perhitungan analisis usaha tani. Berdasarkan hasil perhitungan analisis usaha tani , nilai paling tinggi didapatkan pada kombinasi 100% azolla + 75% N, yaitu sebesar 2,23.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2017/93/051702423
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Sugiantoro
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132186
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item