BKG

Wahidatun, (2017) Uji Daya Hasil Pendahuluan Delapan Galur Harapan Cabai Besar (Capsicum Annuum L.) Generasi F6 Di Dataran Menengah. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Tanaman cabai (Capsicum sp.) ialah tanaman hortikultura yang buahnya memiliki nilai ekonomis tinggi. Di Indonesia, produktivitas cabai besar (Capsicum annum L.) berturut – turut dari tahun 2010 hingga tahun 2014 yaitu 6.58 ton ha-1, 7.34 ton ha-1, 7.93 ton ha-1, 8.16 ton ha-1, 8.35 ton ha-1 (BPS, 2015). Produktivitas cabai besar di Indonesia masih tergolong rendah, menurut Agustin (2010) potensi produksi cabai besar bisa mencapai 20 – 40 ton ha-1. Upaya untuk meningkatkan produktivitas cabai besar adalah dengan menggunakan varietas unggul berdaya hasil tinggi yang dapat di rakit melalui progam pemuliaan tanaman. Selain itu, perluasan tanam juga penting untuk meningkatkan produktivitas tanaman cabai. Selama ini cabai banyak diusahakan di dataran tinggi dan rendah, padahal cabai memiliki peluang diusahakan di dataran menengah (Setiawan, 2012). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya hasil dari delapan galur harapan cabai besar (Capsicum annum L.) generasi F6 di dataran menengah. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu Jawa Timur pada bulan Februari – Agustus 2016. Bahan tanam yang digunakan dalam penelitian ini yaitu delapan galur harapan cabai besar generasi F6 yaitu G1, G2, G3, G4, G5, G6, G7, G8 dan satu varietas pembanding yaitu varietas Tombak. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan sembilan perlakuan dan tiga kali ulangan. Dalam satu ulangan setiap galur harapan dan varietas pembanding ditanam sebanyak 20 tanaman, sehingga total tanaman yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 540 tanaman. Pengamatan dilakukan pada semua tanaman cabai besar.Karakter yang diamati terdiri dari karakter kuantitatif dan karakter kualitatif. Karakter kuantitatif yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, umur berbunga, umur panen, frekuensi panen, masa panen, panjang buah, diameter buah, tebal daging buah, jumlah biji per buah, jumlah buah total pertanaman, bobot per buah, bobot buah total per tanaman, dan bobot 100 biji. Sedangkan karakter kualitatif yang diamati meliputi tipe pertumbuhan tanaman, bentuk buah, bentuk ujung buah, warna buah muda, dan warna buah masak. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji F pada taraf 5% dan 1%, apabila terdapat pengaruh yang nyata maka akan dilanjutkan dengan uji Dunnet taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan galur harapan cabai besar berpengaruh nyata terhadap karakter tinggi tanaman, diameter batang, umur berbunga, umur panen, frekuensi panen, masa panen, tebal daging, jumlah biji per buah, jumlah buah total per tanaman, bobot per buah dan bobot 100 biji. Tetapi tidak berpengaruh nyata pada karakter diameter batang, panjang buah, bobot total per tanaman, dan potensi hasil.Daya hasil delapan galur harapan cabai besar di dataran menengah tidak optimal karena kondisi lingkungan pada saat penelitian berlangsung tidak optimal. Daya hasil delapan galur harapan cabai besar mempunyai potensi yang samadengan varietas pembanding di dataran menengah.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2017/84/051702414
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Sugiantoro
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132175
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item