BKG

Nugraha, Akbar (2017) Aplikasi Empat Jenis Amelioran Untuk Peningkatan Pertumbuhan Dan Hasil Mentimun (Cucumis Sativus L.) Pada Lahan Salin. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Mentimun (Cucumis sativus L.) adalah salah satu jenis sayuran dari famili Cucurbitaceae, banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia dalam kondisi segar. Luas panen dan produksi dari mentimun di Indonesia mengalami penurunan tiap tahun (Kementan, 2016). Peluang peningkatan produksi mentimun pada lahan marginal sangat terbuka karena mentimun termasuk tanaman yang tahan kondisi sub-optimum, yaitu toleransi sedang terhadap tanah salin dengan nilai EC 4,4 deci siemens per meter (dS m-1) dengan kehilangan hasil sebesar 25% (Amacher, Koenig dan Kitchen, 2000). Tanah dikatakan salin apabila memiliki nilai daya hantar listrik (DHL) lebih besar dari 4,0 dS m-1 (ekivalen dengan 40 mM NaCl). (FAO, 2005). Dengan sifat tanah salin yang kurang mendukung untuk pertumbuhan tanaman, maka diperlukan perbaikan kesuburan tanah salah satunya dengan penambahan amelioran. Amelioran dapat berupa bahan organik contohnya pupuk kandang, kompos dan pupuk hijau dan juga bahan anorganik contohnya gypsum dan kapur dolomit. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan jenis amelioran tanah yang efektif meningkatkan pertumbuhan dan produksi mentimun varietas Metavy maupun Monza di tanah salin. Hipotesis dari penelitian ini adalah pemberian amelioran pupuk kandang sapi dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil baik pada mentimun varietas Metavy maupun Monza paling tinggi pada lahan salin. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Mei 2016 hingga bulan Oktober 2016. Pada lahan salin dengan nilai EC ± 4.8 dS m-1 yang berlokasi di Desa Sidomukti, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah sekop, gembor, ajir, tali rafia, jangka sorong, meteran, timbangan analitik, Leaf Area Meter (LAM), Electrical Conductivity (EC) meter, Chlorophylmeter SPAD-502, gunting tanaman, oven, alat tulis, pisau dan kamera digital. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Plant Growth Promoting Rhizobakteri (PGPR) yang berasal dari labolatorium bakteorologi HPT FP-UB, benih mentimun varietas Metavy dan Monza , pupuk kandang, gypsum, pupuk hijau berasal dari Crotalaria juncea dan jerami padi. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana yang terdiri dari 10 kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali, yaitu A0 (Varietas Metavy tanpa Amelioran Tanah), A1 (Varietas Metavy dengan Pupuk Kandang Sapi), A2 (Varietas Metavy dengan Gypsum), A3 (Varietas Metavy dengan Pupuk Hijau Crotalaria juncea), A4 (Varietas Metavy dengan Jerami Padi), A5 (Varietas Monza tanpa Amelioran Tanah), A6 (Varietas Monza dengan Pupuk Kandang Sapi), A7 (Varietas Monza dengan Gypsum), A8 (Varietas Monza dengan Pupuk Hijau Crotalaria juncea), A9 (Varietas Monza dengan Jerami Padi) Parameter pengamatan yang digunakan meliputi pengamatan pertumbuhan yaitu, panjang tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot kering tajuk dan akar tanaman. Pengamatan komponen hasil dan hasil yaitu, jumlah bunga jantan dan bunga betina, jumlah buah, fruit set, bobot buah per buah, bobot buah per tanaman, bobot buah per petak dan produksi buah. Pengamatan fisiologis dan tanah yaitu, analisis sifat kimia tanah meliputi pH, N, P, K, C-Organik, Na dan Ca, nilai daya hantar listrik (DHL) tanah, indeks klorofil, dan kandungan N, P, K, Na dan Cl tajuk dan akar tanaman. Analisis pertumbuhan tanaman yang digunakan adalah laju pertumbuhan tanaman (LPT). Data dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilakukan uji F pada tingkat kesalahan 5% dengan tujuan untuk mengetahui nyata tidaknya pengaruh dari perlakuan. Apabila terdapat beda nyata, maka dilanjutkan dengan uji BNT dengan taraf 5%. Perlakuan amelioran pada varietas Metavy maupun Monza pada pengamatan panjang tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot kering akar dan tajuk tanaman memiliki nilai lebih tinggi dibandingkan perlakuan tanpa amelioran. Perlakuan amelioran pupuk kandang sapi pada varietas Metavy maupun Monza pada panjang tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot kering akar dan tajuk tanaman yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan amelioran gypsum, jerami padi dan C. juncea. Pada seluruh parameter komponen hasil dan hasil diketahui bahwa perlakuan amelioran pada varietas Metavy maupun Monza memiliki hasil lebih tinggi dibandingkan perlakuan tanpa amelioran. Perlakuan amelioran pupuk kandang sapi pada varietas Metavy memiliki persentase fruit set yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan amelioran gypsum, jerami padi dan C. juncea. Namun perlakuan amelioran gypsum, pada varietas Monza memiliki persentase fruit set yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan amelioran pupuk kandang sapi, jerami padi dan C. juncea. Perlakuan amelioran gypsum baik pada varietas Metavy maupun Monza memiliki bobot buah per buah yang lebih berat dibandingkan perlakuan amelioran pupuk kandang sapi, jerami padi dan C. juncea. Perlakuan amelioran pupuk kandang sapi baik pada varietas Metavy maupun Monza memiliki bobot buah per tanaman dan produksi yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan amelioran gypsum, jerami padi dan C. juncea. Perlakuan amelioran baik pada varietas Metavy maupun Monza memiliki nilai indeks klorofil yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan tanpa amelioran. Pada kandungan N, P, K, Na dan Cl tajuk dan akar tanaman tidak terjadi pengaruh yang nyata antara perlakuan amelioran dan perlakuan tanpa amelioran baik pada varietas Metavy maupun Monza. Nilai daya hantar listrik tanah selalu naik setiap minggu seiring waktu pengamatan. Pada aplikasi amelioran pupuk kandang sapi meningkatkan produksi buah mentimun varietas Metavy sebanyak 50.16 % dan Monza sebanyak 52.91 % dari perlakuan tanpa amelioran.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2017/80/051702181
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Sugiantoro
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132171
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item