BKG

WayikDK, MAl-ikhlash (2017) Analisis Hubungan Unsur Iklim Pada Produktivitas Jeruk Batu 55 (Citrus Spp.) Di Kota Batu. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Budidaya Jeruk Batu 55 memiliki prospek yang baik dalam investasi. Sentra Jeruk Batu 55 terletak di Kecamatan Batu, Kecamatan Junrejo, Kecamatan Bumiaji, Kecamatan Dau, dan Kecamatan Pujon. Lokasi tersebut berada pada ketinggian 763-1.299 mdpl. Kondisi iklim yang dibutuhkan sebagai syarat tumbuh tanaman jeruk harus memiliki curah hujan 1000-1300 mm tahun-1, suhu 13-35oC, dan kelembaban 70-80%. Pada bulan September 2013-Agustus 2014 di Kota Batu memiliki curah hujan 1783 mm tahun-1, suhu 23,46oC, dan kelembaban 79,75% serta di Kabupaten Malang memiliki curah hujan 1643 mm tahun-1, suhu 23,70oC, dan kelembaban 80,83%. Bulan September-Oktober terjadi fase bunga dan Desember-Februari terjadi fase panen. Satu tanaman jeruk Batu 55 dapat menghasilkan 0,05 t. Rata-rata dalam sehektar terdiri dari 512 tanaman yang mampu menghasilkan panen sekitar 25,60 t. Memiliki peluang potensi ekonomi yang menarik perhatian petani untuk terjun dalam budidaya jeruk Batu 55. Seiring kemajuan globalisasi yang belum bisa diimbangi dengan alam terjadi perubahan iklim. Jeruk Batu 55 rentan pada serangan hama dan penyakit. Dampak perubahan iklim bagi pembudidaya jeruk Batu 55 cenderung menurunkan daripada menaikkan produktivitas. Adanya hal tersebut perlu dikaji dengan penelitian mengenai seberapa pengaruh unsur iklim pada produktivitas. Penelitian dilakukan di suatu wilayah Sentra Jeruk Batu 55 yang meliputi wilayah Kecamatan Batu, Kecamatan Bumiaji, Kecamatan Junrejo, Kecamatan Dau, dan Kecamatan Pujon. Waktu penelitian pada bulan April-Agustus 2016. Metode penelitian yang digunakan merupakan survei dengan regresi berganda untuk mengetahui hubungan unsur iklim ditiap kecamatan. Produktivitas Batu 55 sebagai variabel independen dan unsur iklim sebagai variabel dependen. Data produktivitas diperoleh dari hasil wawancara dengan petani dan data unsur iklim diperoleh dari Badan Meteorologi, Kilimatologi, dan Geofisika. Unsur iklim terdiri dari hujan (curah hujan, hari hujan, dan intensitas hujan), suhu (suhu maksimum, suhu minimum, dan suhu rata-rata), dan kelembaban (kelembaban maksimum, kelembaban minimum, dan kelembaban rata-rata). Terdapat dua uji dalam mengetahui seberapa pengaruh unsur iklim pada produktivitas yaitu uji simultan dan regresi berganda. Kriteria uji simultan dan regresi berganda ialah H0: Tidak terdapat hubungan unsur iklim pada produktivitas jeruk Batu 55 jika nilai signifikan >0,05. H1: Terdapat hubungan unsur iklim pada produktivitas jeruk Batu 55 jika nilai signifikan <0,05. Analisis hubungan unsur iklim curah hujan (x1), suhu rata-rata (x2) dan kelembaban rata-rata (x3) terhadap produktivitas di Kecamatan Batu Y=17,03-0,00x1-0,75x2+0,02x3, Junrejo Y=17,81-0,00x1-0,78x2+0,02x3, Bumiaji Y=18,51-0,00x1-0,83x2+0,03x3, Dau Y=28,16-0,00x1-1,23x2+0,04x3 dan Pujon Y=26,87-0,01x1-1,20x2+0,04x3. Analisis hubungan curah hujan (x1), hari hujan (x2) dan intensitas hujan (x3) terhadap produktivitas di Kecamatan Batu Y=2,99+0,01x1-0,14x2-0,14x3, Junrejo Y=3,06+0,01x1-0,14x2-0,14x3, Bumiaji Y=3,14+0,01x1-0,15x2-0,15x3, Dau Y=3,08+0,01x1-0,15x2-0,08x3 dan Pujon Y=3,02+0,01x1-0,15x2-0,08x3. Analisis hubungan suhu maksimum (x1), suhu minimum (x2) dan suhu rata-rata (x3) terhadap produktivitas di Kecamatan Batu Y=23,90+0,19x1-0,63x2-0,69x3, Junrejo Y=25,02+0,19x1-0,66x2-0,72x3, Bumiaji Y=26,47+0,10x1-0,63x2-0,70x3, Dau Y=36,47-0,41x1-0,31x2-0,74x3 dan Pujon Y=35,48-0,40x1-0,31x2-0,71x3. Analisis hubungan kelembaban maksimum (x1), kelembaban minimum (x2) dan kelembaban rata-rata (x3) terhadap produktivitas di Kecamatan Batu Y=13,02-0,01x1+0,06x2-0,18x3, Junrejo Y=14,06-0,01x1+0,07x2-0,20x3, Bumiaji Y=11,54+0,03x1+0,07x2-0,21x3, Dau Y=17,56-0,03x1+0,09x2-0,23x3 dan Pujon Y=18,16-0,04x1+0,09x2-0,22x3. Dari hasil uji simultan secara keseluruhan unsur iklim memiliki pengaruh pada produktivitas karena nilai signifikan <0,05. Pada regresi berganda hujan, suhu, dan kelembaban pada produktivitas bahwa curah hujan dan suhu rata-rata memiliki pengaruh menurunkan produktivitas di Sentra Jeruk Batu 55 karena koefisien negatif dan nilai signifikan <0,05. Pada regresi berganda produktivitas pada curah hujan, hari hujan, dan intensitas hujan bahwa intensitas hujan memiliki pengaruh menurunkan produktivitas di seluruh kecamatan dan hari hujan berpengaruh menurunkan produktivitas di Kecamatan Batu, Kecamatan Junrejo, dan Kecamatan Bumiaji karena koefisen negatif dan nilai signifikan <0,05. Pada regresi berganda produktivitas pada suhu maksimum, suhu minimum, dan suhu rata-rata bahwa suhu maksimum memiliki pengaruh menurunkan produktivitas di Kecamatan Dau dan Kecamatan Pujon karena koefisien negatif nilai signifikan <0,05. Pada regresi berganda produktivitas pada kelembaban maksimum, kelembaban minimum, dan kelembaban rata-rata bahwa kelembaban maksimum memiliki pengaruh menaikkan produktivitas di Kecamatan Dau dan Kecamatan Pujon karena koefisien positif dan nilai signifikan <0,05. Kelembaban rata-rata berpengaruh menurunkan produktivitas di Sentra Jeruk Batu 55 karena koefisien positif dan nilai signifikan <0,05. Perubahan iklim membuat situasi dan kondisi memiliki dampak pada jeruk Batu 55. Dampak yang dihasilkan cenderung menerunkan daripada menaikkan produktivitas. Tingkat curah hujan dan kelembaban yang tinggi menimbulkan tanaman akan rentan serangan penyakit, begitu pula dengan suhu yang tinggi akan berpengaruh pada siklus hama yang berujung merusak fisik tanaman. Hasil dari model persamaan yang diperoleh perlu digunakan untuk pendugaan dalam adaptasi tanaman pada lingkungan. Pendugaan tersebut dalam mengatasi dampak postif yang perlu untuk dipertahankan, sedangkan dampak negatif perlu dilakukan adaptasi lingkungan. Memanipulasi lingkungan agar tanaman sesuai dengan syarat tumbuh. Perlakuan penggunaan bibit unggul, pengaturan irigasi, pemangkasan, pengendalian hama dan penyakit, dan panen. tanaman mampu beradaptasi dengan lingkungan yang sedang menglami perubahan iklim.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2017/72/051702173
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Sugiantoro
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132162
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item