BKG

Istiqomah, Annisa (2017) Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Larutan Nutrisi terhadap Pertumbuhan dan Hasil Pakcoy (Brassica rapa L. var. Chinensis) pada Hidroponik Substrat. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Tanaman pakcoy termasuk tanaman yang berumur pendek dan banyak mengandung gizi yang diperlukan tubuh, salah satunya yaitu beta karoten. Saat ini kebutuhan masyarakat akan tanaman pakcoy meningkat. Menurut Direktorat Jenderal Hortikultura (2015), kebutuhan sayuran di Indonesia pada tahun 2014 ialah 10,12 juta ton/tahun, sedangkan produksinya hanya 6,3 juta ton. Produksi sayuran harus ditingkatkan untuk meningkatkan ketersediaan sayuran tersebut, melalui teknologi budidaya yang memadai, salah satunya ialah hidroponik substrat. Media tanam dan larutan nutrisi merupakan faktor yang mempengaruhi sistem produksi tanaman secara hidroponik substrat, tetapi harga nutrisi hara hidroponik yang relatif mahal menjadi kendala bagi masyarakat. Oleh karena itu diperlukan nutrisi hara hidroponik alternatif yaitu dengan cara menggunakan pupuk cair paitan dan pupuk kandang sapi cair. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komposisi media tanam yang sesuai untuk budidaya pakcoy secara hidroponik substrat dan mendapatkan efektivitas penggunaan larutaan nutrisi untuk subtitusi larutan nutrisi hidroponik yang tepat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei – Juli 2016 di Greenhouse Venus Orchid diDesa Tegalweru Kecamatan Dau Kabupaten Malang dengan ketinggian tempat ± 700 m dpl dan suhu rata-rata harian 20oC-26oC. Alat yang digunakan antara lain: gelas ukur, label, drum, pH-meter, EC-meter, klorofil meter (SPAD), jangka sorong, seed tray, timbangan analitik, kamera, dan alat tulis.Bahan yang digunakan dalam penelitian adalah polibag ukuran 15 x 15 x 20 cm, arang sekam, pasir, cocopeat, rockwool, AB Mix ideal, pupuk cair paitan, pukan sapi cair, benih pakcoy varietas GREEN, dan air. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompokyang disusun secara faktorial dengan dua faktor perlakuan. Faktor pertama adalah komposisi media tanam yang terdiri dari tiga taraf yaitu (M1) pasir dan arang sekam 1:1, (M2) pasir dan cocopeat 1:1, dan (M3) pasir, arang sekam dan cocopeat, 1:1:1. Faktor kedua adalah larutan nutrisi yang terdiri dari lima taraf yaitu (P0) AB Mix 100%, (P1) Pupuk paitan cair 25% + pukan sapi 75%, (P2) Pupuk paitan cair 50% + pukan sapi cair 50%, (P3) Pukan sapi cair 50% + AB Mix 50%, dan (P4) Pupuk paitan cair 25%+ pukan sapi cair 25% + AB Mix ideal 50%. Setiap percobaan diulang sebanyak 3 kali dengan masing-masing perlakuan terdapat 6 polibag sehingga total keseluruhan berjumlah 270 polibag. Pengamatan non destruktif pada variabel pengamatan pertumbuhan meliputi: panjang tanaman (cm) dan jumlah daun (helai) yang dilakukan pada saat umur 8, 15, 22, 29, 36, 43, dan 50 HST. Pengamatan panen dilaksanakan hanya pada saat panen yang variabelnya meliputi: diameter batang per tanaman (mm), kadar klorofil, panjang akar (cm), bobot segar total per tanaman (g), dan bobot segar konsumsi per tanaman (g). Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan metode analisis ragam (uji F) dengan taraf 5%. Apabila masing-masing perlakuan berpengaruh nyata terhadap variabel yang diamati, maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan taraf 5%.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2017/55/051702058
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Sugiantoro
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132144
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item