BKG

FathoniBaihaqi, Ahmad (2017) Pengaruh Lama Perendaman Benih dan Konsentrasi Penyiraman dengan PGPR pada Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis Sativus L.). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Mentimun ialah salah satu jenis sayuran dari keluarga labu-labuan (Cucurbitaceae) yang dimanfaatkan buahnya. Saat ini, produksi mentimun mengalami penurunan pada tahun 2010 sampai 2014. Untuk dapat memenuhi kebutuhan mentimun, pemerintah melakukan impor sebesar 50.173 ton pada tahun 2015. Salah satu faktor penurunan produksi mentimun ialah adanya pengikatan P pada tanah. PGPR ialah mikroorganisme hayati yang mampu memperbaiki pertumbuhan dan hasil tanaman. Salah satu fungsi dari bakteri tersebut ialah melarutkan P dalam tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh lama perendaman dan konsentrasi penyiraman PGPR pada pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Juni 2016 di Desa Semenpinggir, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Penelitian menggungakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri dari 12 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama ialah lama perendaman benih dengan PGPR dan faktor kedua ialah konsentrasi penyiraman PGPR. Pengamatan yang dilakukan ialah pertumbuhan dan panen. Pengamatan pertumbuhan meliputi panjang akar, berat kering total tanaman, berat segar total tanaman, luas daun, panjang tanaman, jumlah daun per tanaman (helai), jumlah bunga jantan dan betina per tanaman. Pengamatan panen meliputi jumlah buah per tanaman, jumlah buah normal dan tidak normal per tanaman, panjang buah (cm), diameter buah (cm), bobot buah per buah (g), bobot buah per tanaman (kg), bobot buah per petak (kg) dan bobot buah panen total (ton.ha-1). Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan uji F pada tingkat kesalahan 5% untuk mengetahui nyata atau tidaknya perlakuan. Apabila terdapat pengaruh nyata dari perlakuan, maka dilanjutkan dengan uji antar perlakuan dengan menggunakan BNT pada tingkat kesalahan 5%. Hasil menunjukkan bahwa lama perendaman benih dan konsentrasi penyiraman PGPR meningkatkan hasil tanaman. Lama perendaman benih PGPR 15 menit pada konsentrasi penyiraman PGPR 7,5 ml.L-1 dan 15 ml.L-1 meningkatkan bobot buah (ton.ha-1) 68,6 hingga 77,7% dibandingkan perendaman benih tanpa PGPR pada konsentrasi penyiraman PGPR 7,5 ml.L-1 dan 15 ml.L-1. Semakin lama perendaman benih dengan PGPR semakin meningkatkan berat kering total tanaman tanaman (28 hst) , jumlah daun (21 dan 28 hst), panjang akar (14 hst) dan bobot segar total tanaman (42 hst). Semakin tinggi konsentrasi penyiraman PGPR semakin meningkatkan tinggi tanaman (14 hst), jumlah daun (28 hst), bobot kering total tanaman (28 hst) dan jumlah bunga jantan.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2017/54/051702057
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Sugiantoro
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132143
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item