BKG

Husaimah, FaizilHurro (2017) Analisis Tingkat Kenyamanan dan Estetika Ruang Terbuka Hijau Alun-Alun Kabupaten Situbondo. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Alun-alun ialah salah satu ruang terbuka hijau publik yang berada di pusat kota. Keberadaan alun-alun dibutuhkan sebagai penyeimbang lanskap suatu kota/kabupaten. Salah satu kabupaten yang memiliki alun-alun di Pulau Jawa ialah Kabupaten Situbondo. Kabupaten Situbondo terletak di ujung timur Pulau Jawa bagian utara dengan posisi antara 7o35’ – 7o44’ Lintang Selatan dan 113o30’ – 114o42’ Bujur Timur. Kabupaten dengan ketinggian 0 mdpl ini memiliki suhu rata-rata + 340C dan kelembaban + 47%. Alun-Alun Kabupaten Situbondo memiliki peran penting bagi masyarakat sekitar. Oleh karena itu, Pemerintah menyediakan berbagai fasilitas seperti tempat hotspot/wifi gratis, lapangan sepak bola dan basket. Selain itu terdapat fasilitas bermain anak-anak dan juga pusat kuliner/foodcourt yang berada di dalam area alun-alun. Fasilitas lain ialah air mancur yang berada di tengah alun-alun yang dilengkapi dengan tempat duduk sehingga pengguna dapat menikmati pemandangan di area taman. Namun keadaan Alun-Alun Kabupaten Situbondo saat ini tidak nyaman dan tidak indah. Pengecatan yang dilakukan pada batang pohon-pohon di dalam taman dan kurangnya perawatan terhadap elemen keras maupun elemen lunak di area alun-alun menyebabkan kesan kurang rapi dan kurang indah. Selain itu, masyarakat sekitar sering melakukan penggembalaan hewan dalam alun-alun. Hal ini dapat mengurangi kenyamanan dan nilai estetika bagi pengguna Alun-Alun Kabupaten Situbondo. Keindahan suatu taman berpengaruh terhadap kenyamanan pengguna. Oleh karena itu diperlukan adanya analisis tentang tingkat kenyamanan dan nilai estetika Alun-Alun Kabupaten Situbondo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kenyamanan dan estetika ruang terbuka hijau Alun-Alun Kabupaten Situbondo. Hipotesis dari penelitian ini adalah Alun-Alun Kabupaten Situbondo belum memenuhi kriteria tingkat kenyamanan dengan nilai 19.9 ≤ THI ≥ 27 dan nilai estetika rendah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga April 2015 di ruang terbuka hijau Alun-Alun Kabupaten Situbondo. Alat dan bahan yang digunakan dalam penelitian ialah kamera, komputer, termohigrometer, alat tulis, rol meter, LCD proyektor, kuisioner, dan peta dasar Alun-Alun Kabupaten Situbondo. Penelitian dilakukan dengan metode survey melalui dua tahap yaitu pengumpulan dan analisis data. Pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini ialah pengambilan data langsung di Alun-Alun Kabupaten Situbondo. Pengambilan data yang dilakukan meliputi suhu, kelembaban, foto lanskap, dan kuisioner. Waktu pengamatan untuk pengambilan data suhu dan kelembaban ialah pada jam 06.00 WIB, 09.00 WIB, 12.00 WIB, 15.00 WIB, dan 18.00 WIB. Pengambilan foto lanskap untuk estetika dilakukan pada jam 10.00 WIB. Setelah pengumpulan data, tahap yang dilakukan ialah analisis. Tingkat kenyamanan dianalisis menggunakan metode THI (Thermal Humidity Index), metode SBE (Scenic Beauty Estimation) untuk menganalisis estetika Alun-Alun Kabupaten Situbondo secara kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa kenyamanan Alun-Alun Kabupaten Situbondo memiliki nilai THI rata-rata + 26.5 (nyaman). Waktu nyaman menurut metode THI ialah jam 06.00 – 09.02 WIB dan jam 16.32 – 18.00 WIB sama dengan hasil kuisioner responden. Sedangkan jam 09.03 – 16.31 WIB termasuk tidak nyaman. Sisi selatan alun-alun tidak nyaman. Sedangkan sisi sebelah utara, timur, barat, dan tengah alun-alun termasuk nyaman karena ternaungi oleh pohon mahoni (Swietenia mahagoni) dengan tingkat kerapatan 95% dan pohon glodokan tiang (Polyalthia longifolia). Kemudian nilai estetika dengan menggunakan metode SBE memiliki kategori keindahan sedang (SBE -52.78 > x < -16.61) dengan nilai SBE -38.66. Area yang memiliki nilai SBE tertinggi terletak di sisi tengah alun-alun dengan nilai 0.21. Sedangkan nilai SBE terendah berada di sisi barat laut alun-alun dengan nilai -88.97. Lanskap dengan nilai SBE tinggi didukung dengan prinsip desain yang lengkap serta memiliki kesan yang rapi dan bersih. Rekomendasi yang dapat diberikan ialah penambahan pohon mahoni (Swietenia mahagoni) di area kuliner untuk meningkatkan kenyamanan dan penataan ulang elemen lunak maupun elemen keras untuk meningkatkan nilai estetika.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2017/47/051701600
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132135
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item