BKG

Karlina, NabillaPrilly (2017) Pengaruh Cekaman Air Dan Pemberian Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Terung Ungu (Solanum melongena L. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Tanaman terung (Solanum melongena L.) merupakan salah satu tanaman sayuran yang dibudidayakan di daerah beriklim tropis seperti indonesia. Menurut Rukmana (1994) terung memiliki beberapa kandungan vitamin dan mineral diantaranya adalah vitamin A, vitamin C, protein, air, zat besi, dan kalsium. Kandungan vitamin dan mineral pada terung tersebut menjadikan buah terung banyak diminati oleh masyarakat. Menurut data BPS dari tahun 2007 hingga 2011 sebagian produksi buah terung dijadikan sebagai bahan makanan. Namun, tingginya tingkat konsumsi tersebut tidak sepadan dengan jumlah peningkatan produksi terung di Indonesia. Salah satu usaha untuk meningkatkan produksi tanaman adalah dengan cara ekstensifikasi. Lahan yang digunakan untuk ekstenifikasi ini tentunya memiliki beberapa permasalahan diantaranya keterbatasan air. Air merupakan unsur terpenting bagi pertumbuhan tanaman karena dibutuhkan dalam proses fotosintesis Namun, dalam keadaan tertentu ketersediaan air di lapang sangat terbatas sehingga menjadikan tanaman tercekam air. Faktor lain yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung adalah faktor pemupukan. Pemberian pupuk akan membantu tanaman terung untuk beradaptasi ketika mengalami cekaman air. Unsur hara yang berperan dalam proses adaptasi tersebut adalah unsur hara kalium. Kalium berperan dalam proses menutupnya stomata ketika tanaman mengalami cekaman air sehingga tanaman tidak kehilangan air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh cekaman air dan pemberian pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu. Hipotesis dari penelitian ini adalah Terdapat pengaruh nyata dari interaksi antara cekaman air dan pemberian pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu, Pemberian pupuk NPK dapat memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu, Pemberian cekaman air yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga bulan Agustus 2016 di Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian Jl. Rais Tanjung, Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode rancangan acak kelompok faktorial (RAK) dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah cekaman air yang terdiri dari kontrol (C0) dan tidak disiram selama 10 hari (C1). Faktor kedua adalah pemberian pupuk NPK yang terdiri dari (P1) 195,65 kg/ha UREA + 125 kg/ha SP-36 + 75 kg/ha KCL, (P2) 428,57 kg/ha ZA + 125 kg/ha SP-36 + 75 kg/ha KCL, (P3) 333,33 kg/ha NCa (27:12) + 125 kg/ha SP-36 + 75 kg/ha KCL, (P4) 360 kg/ha NPK (25:7:7), (P5) 600 kg/ha NPK (15:15:15), (P6) 562 kg/ha NPK (16:16:16). Pengamatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pengamatan non destruktif, destruktif, dan pengamatan panen. Pengamatan non destruktif meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, umur berbunga, jumlah buah, umur berbuah, dan jumlah buah Sedangkan, pengamatan destruktif yang dilakukan meliputi pengamatan jumlah stomata dan kerapatan stomata. Pengamatan panen yang dilakukan adalah pengamatan umur panen pertama, umur panen terakhir, jumlah buah panen per tanaman, bobot buah panen per tanaman, bobot per buah, panjang buah, diameter buah dan persentase tanaman yang berbuah. Data pengamatan akan dianalisa menggunakan analysis of varian (ANOVA) yang dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf 5%. Terdapat interaksi antara cekaman air dan pemberian pupuk NPK terhadap diameter batang tanaman terung ungu hanya pada umur 42 hst. Perlakuan cekaman (tidak disiram 10 hari) menunjukkan tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, luas daun, jumlah stomata terbuka, dan kerapatan stomata yang lebih rendah dibandingkan perlakuan kontrol. Tetapi menunjukkan jumlah stomata tertutup yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan kontrol. Perlakuan pupuk bepengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun pada umur 28 hst. Perlakuan P1 (Urea + SP-36 + KCl) menunjukkan jumlah stomata terbuka dan kerapatan stomata yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan P4 : NPK (25:7:7). Perlakuan cekaman air dan pemberian pupuk NPK tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah bunga, umur berbunga, umur berbuah, umur panen pertama, umur panen terakhir, jumlah buah panen per tanaman, bobot buah per tanaman, bobot per buah, panjang buah, diameter buah, dan persentase tanaman yang berbuah.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2017/2/051701437
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132106
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item