BKG

AnsyariSinaga, Fadlan (2017) Uji Dua Varietas Bawang Merah (Allium Cepa Var Ascalonicum L ) Dan Pemberian Dosis Bahan Organik Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Bawang merah (Allium cepa var ascalonicum L ) merupakan komoditas yang diunggulkan beberapa daerah di Indonesia. bawang merah dapat di budidayakan dalam 2 musim tanam yaitu pada musim kemarau (April-Oktober) dan musim penghujan (November-Maret). Masalah utama dari usaha tani bawang merah di Indonesia adalah keadaan lingkungan yang tidak sesuai sehingga meningkatkan resiko kegagalan panen yang di sebabkan penggunaan pupuk anorganik yang berlebihan. Sehingga mengakibatkan kerusaka mikroorganisme di dalam tanah. Upaya yang dapat di lakukan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas dari pertumbuhan dan hasil produksi bawang merah bawang merah dengan memberikan bahan organik. Bahan organik dapat memperbaiki struktur tanah sehingga tanah menjadi gembur dan akar lebih mudah untuk menembus tanah untuk menyerap unsur hara. Menurut Murbandono (2003), tanaman membutuhkan suplai hara untuk pertumbuhan dalam meningkatkan hasil produksi tanaman. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Maret 2016 di desa Pajeng Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro menggunakan percobaan faktorial yang dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) meliputi 2 faktor yaitu Faktor 1 = varietas,varietas yang di gunakan adalah varietas manjung dan varietas bauji. Sedangkan Faktor 2 = pemberian dosis bahan organik yaitu: (0 ton/h, 10 ton/h,20 ton/h, 30 ton/ha, 40 ton/h ) Pada rancangan tersebut didapat 10 perlakuan kombinasi. Perlakuan kombinasi tersebut diulang sebanyak 3 kali, sehingga diperoleh 30 satuan kombinasi perlakuan. Data pengamatan yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (uji F) pada taraf 5%. Bila hasil pengujian diperoleh perbedaaan yang nyata antar perlakuan maka dilanjutkan dengan uji perbandingan antar perlakuan dengan menggunakan Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan taraf 5% Varietas bawang merah dan pemberian dosis bahan organik menunjukkan interaksi terhadap parameter luas daun. Perlakuan varietas Manjung (V1) dengan pemberian bahan organik 10 ton/ha (B10). Varietas Bauji menghasilkan bawang merah/ rumpun lebih banyak dari pada varietas Manjung, tetapi bobot kering umbi/ha varietas Bauji (8,76 ton/ha) tidak berbeda nyata dengan varietas manjung (8,39 ton/ha). Pemberian bahan organik sebanyak 20 ton/ha menghasilkan bobot kering umbi bawang merah paling tinggi dari perlakuan lainnya.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2017/189/051703640
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Sugiantoro
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132097
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item