BKG

Oktafillah, AgungFikriy (2017) Dampak Ruang Terbuka Hijau Terhadap Perubahan Lingkungan Mikro dan Kenyamanan Lingkungan. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kota Malang merupakan salah satu kota terbesar di Jawa Timur, Kota Malang terkenal sebagai kota wisata dan memiliki hawa yang sejuk dengan suhu rata-rata harian 27°C karena berada pada ketinggian antara 440 – 667 meter diatas permukaan laut. Saat ini, peningkatan kendaraan bermotor di kota malang meningkat pesat yang menyebabkan meningkatnya polusi udara dan peningkatan suhu udara. Peningkatan suhu udara tidak diimbangi dengan pertumbuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kota Malang. Ruang terbuka pada lanskap kota dalam bentuk RTH secara langsung dapat mempengaruhi iklim mikro pada kawasan di sekitar tapak itu berada. Iklim mikro tersebut akan mempengaruhi kenyamanan bagi masyarakat yang akan menjalani berbagai aktivitas pada kawasan tersebut. Penelitian bertujuan untuk menilai kenyamanan RTH di Kota Malang saat ini melalui nilai indeks kenyaman. Hipotesis penelitian adalah RTH di Kota Malang mampu menyediakan lingkungan yang nyaman bagi masyarakat. Penelitian dilakukan selama bulan September sampai bulan Oktober 2016 di tiga RTH yaitu Jalur Hijau Jalan Veteran, Hutan Kota Malabar dan Taman Merjosari. Alat yang digunakan adalah alat tulis, kamera digital dan thermohygrometer. Bahan yang digunakan adalah ruang terbuka hijau berupa Jalur Hijau, Hutan Kota dan Taman Kota di Kota Malang. Parameter pengamatan berupa suhu udara, kelembaban udara dan tingkat kenyamanan lingkungan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode pengumpulan data langsung pada RTH di Kota Malang. Data suhu dan kelembaban diperoleh dari pengamatan selama 3 kali dalam sehari, yaitu pada pukul 06:00, 12:00, dan 17:00 WIB. Analisis tingkat kenyamanan dihitung dengan menggunakan metode Thermal Humidity index (THI). Hasil penelitian yaitu terdapat pengaruh RTH terhadap lingkungan mikro yaitu suhu udara dan kelembaban udara dimana RTH berperan untuk menurunkan suhu udara dan meningkatkan kelembaban udara di daerah RTH sementara pada jarak 150 m tidak terlihat pengaruh dari RTH terhadap suhu udara dan kelembaban udara. Tingkat kenyamanan RTH yang diukur menggunakan indeks THI menunjukkan bahwa RTH yang masuk dalam kategori nyaman yaitu Hutan Kota Malabar dengan nilai indeks THI 23,46. RTH Taman Merjosari termasuk kategori sedang dengan nilai indeks THI 25,33. Dan RTH Jalur Hijau Jalan Veteran termasuk kategori tidak nyaman dengan nilai indeks THI 26,11. Daerah bukan RTH Jalan Kerto Raharjo termasuk kategori tidak nyaman dengan indeks THI 27,13.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2017/126/051702700
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132033
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item