BKG

Pratama, AnandaSetya (2017) Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair pada Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Padi (Oryza sativa L. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Beras merupakan kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Sekitar 95% masyarakat Indonesia menjadikan beras sebagai makanan pokok. Usaha tani padi telah menjadi sebuah lapangan kerja bagi sekitar 20 juta rumah tangga petani di pedesaan. Konsumsi beras pada tahun 2016 dan 2020 diproyeksikan berturut-turut sebesar 34,12 juta dan 35,97 ton (Puslitbang Tanaman Pangan,2012). Dalam sejarah, hidup manusia dari tahun ke tahun mengalami perubahan yang diikuti pula oleh perubahan kebutuhan bahan makanan pokok. Penggunaan pupuk dan varietas unggul padi mempunyai kontribusi besar dalam mendukung peningkatan produksi beras. Salah satu penggunaan pupuk tersebut ialah pupuk organik cair yang dapat meningkatkan hasil tanaman padi dan varietas unggul mempunyai potensi hasil tinggi. Banyak petani menggunakan pupuk kimia dengan harapan dapat memberikan semakin banyak nutrisi yang dibutuhkan tanaman dibandingkan dengan pemberian pupuk organik. Kelebihan pupuk organik cair (POC) yaitu mengandung berbagai mineral, serta zat-zat esensial yang dibutuhkan tanah dan tanaman, serta hormon pertumbuhan tanaman. Selain itu, pupuk organik cair akan secara lebih baik untuk merangsang pertumbuhan tanaman dan dapat secara efektif meningkatkan kapasitas tukar kation pada tanah, bila dibandingkan dengan pupuk kimia. Bahan dasar yang digunakan pembuatan pupuk organik mampu mengurangi jumlah unsur hara yang terikat mineral tanah, sehingga semakin banyak unsur hara yang tersedia bagi tanaman. Penilitian ini dilaksanakan selama 4 bulan dari bulan Juni sampai September 2016 yang dilaksanakan di Desa Betro, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok faktorial dengan 12 perlakuan dan 3 ulangan sehingga diperoleh 36 petak percobaan, dengan menggunakan 3 varietas padi unggul yakni Ciherang, IR64 dan Inpari sidenuk. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5% jika antar perlakuan berbeda nyata. Pada penelitian ini pengamatan dilakukan saat tanaman padi berumur 20 HST, 40 HST, 60 HST, 80 HST dan saat panen. Pengamatan tanaman padi dilakukan secara destruktif dan non destruktif. Variabel pertumbuhan yang diamati adalah (tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot kering total tanaman), variabel hasil (jumlah anakan per rumpun, bobot gabah kering panen, bobot 1000 butir gabah, jumlah gabah per malai, dan bobot kering tanaman saat panen). Hasil Penilitian pada paremeter variabel pertumbuhan tanaman antara perlakuan perbedan varietas dan perbedaan konsentrasi POC terdapat interaksi yang nyata (p=0,05) pada parameter pengamatan jumlah anakan umur 60 hst dan bobot 1000 butir. Parameter pengamatan pertumbuhan tinggi tanaman, berat kering terdapat perbedaan yang nyata pada perlakuan varietas, sedangkan pada parameter ILD, luas daun dan RGR tidak terdapat perbedaan yang nyata. Parameter pengamatan hasil menunjukkan bahwa tidak adanya interaksi yang nyata antara perlakuan perbedaan varietas dan perbedaan konsentrasi POC. Hasil beda nyata terdapat pada pengamatan jumlah gabah per malai, Berat kering total tanaman panen, harvest index pada perlakuan varietas, dan pengamatan hasil hasil gabah ton/ha dipengaruhi oleh konsentrasi POC

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2017/121/051702526
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132030
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item