BKG

Liana, Novi (2017) Kemajuan Genetik Harapan pada Seleksi Massa Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Cabai merupakan tanaman menyerbuk sendiri (self pollination) tetapi penyerbukan silang (cross pollination) secara alami masih terjadi dengan persentase persilangan berkisar 7,6 - 36,8 %. Diperlukan upaya untuk memperbaiki kuantitas dan kualitas cabai rawit melalui kegiatan seleksi agar diperoleh tanaman dengan kriteria yang diinginkan. Seleksi massa merupakan metode seleksi yang dapat digunakan pada tanaman dengan populasi yang homozigot heterogen dimana tanaman sudah homozigot namun penampilan dari tanaman masih mendapat pengaruh dari lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kemajuan genetik harapan berdasarkan karakter kuantitatif tanaman yang berhabitus tegak pada cabai rawit serta mendapatkan individu-individu cabai rawit berhabitus tegak yang memiliki kemajuan genetik harapan tinggi pada karakter bobot buah total per tanaman. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2015 sampai Agustus 2016 berlokasi di lahan percobaan Agrotechnopark milik Universitas Brawijaya yang berada di Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Penelitian disusun menggunakan metode single plant. Pengamatan dilakukan pada setiap individu tanaman di lahan. Variabel pengamatan terdiri dari karakter kuantitatif dan kualitatif. Pengamatan kuantitatif terdiri atas tinggi tanaman (cm), tinggi dikotomus (cm), diameter batang (cm), umur berbunga (hst), umur panen (hst), bobot per buah (g), panjang buah (cm), diameter buah (cm), jumlah buah (buah), bobot buah total per tanaman (g) dan bobot 1000 biji (g). Pengamatan kualitatif terdiri atas warna batang, bentuk batang, bulu batang, tipe habitus, warna daun, bentuk daun, posisi putik, posisi tangkai bunga, posisi buah, warna buah muda, bentuk buah dan bentuk ujung buah. Pengolahan data dianalisis pada setiap individu tanaman dengan menghitung kisaran rerata, varian (ragam), simpangan baku, heritabilitas, koefisien keragaman fenotip, koefisien keragaman genotip dan kemajuan genetik harapan. Hasil penelitian pada karakter kuantitatif populasi campuran diperoleh nilai koefisien keragaman genetik berkisar antara 7,57 % - 70,3 % yaitu koefisien keragaman genetik terendah pada karakter tinggi tanaman dan tertinggi pada karakter bobot 1000 biji. Nilai koefisien keragaman fenotip berkisar antara 5,22 % - 75,91 % yaitu koefisien keragaman fenotip terendah terdapat pada karakter diameter batang dan tertinggi pada karakter bobot buah total per tanaman. Didapatkan kriteria heritabilitas sedang dan tinggi pada populasi campuran cabai rawit yaitu berkisar antara 0,36 – 0,99 pada karakter tinggi tanaman dan bobot 1000 biji. Diperoleh kriteria kemajuan genetik harapan cukup tinggi dan tinggi yaitu berkisar antara 7,50 % - 123,13 % pada karakter tinggi tanaman dan bobot 1000 biji. Pada karakter kualitatif didapatkan keberagaman kriteria yaitu pada karakter warna batang, bulu batang, warna daun, bentuk daun, tipe habitus, posisi putik, posisi buah, warna buah muda, bentuk buah dan bentuk ujung buah. Sedangkan pada karakter bentuk batang dan posisi tangkai bunga memiliki kriteria seragam. Dari populasi campuran cabai rawit didapatkan 20 tanaman terseleksi berdasarkan habitus tegak dan bobot buah total per tanaman tinggi. Terdapat kemajuan genetik harapan tinggi yaitu tanaman nomor 28, 32, 36, 47, 54, 58, 88, 103, 104, 112, 121, 139, 146, 147, 154, 155, 163, 171, 172, 290.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2017/100/051702430
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Sugiantoro
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132006
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item