BKG

Satriyo, MochamadAdi (2016) Pengaruh Jenis Dan Tingkat Konsentrasi Pupuk Daun Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Terong (Solanum Melongena L.). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Jumlah penduduk indonesia yang terus meningkat membuat permintaan masyarakat akan bahan pangan sebagai sumber konsumsi juga ikut meningkat. Salah satu komoditas yang turut mengalami peningkatan permintaan adalah sayuran. Terung ( Solanum melongena L.) merupakan salah satu jenis sayuran yang sangat populer dan disukai oleh banyak orang karena memiliki rasa yang enak dan biasa dijadikan sebagai bahan sayuran atau lalapan. Saat ini produksi terong masih tergolong rendah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi tanaman terong yaitu dengan pemupukan. Pemupukan dapat dilakukan melalui daun maupun tanah, pemupukan melalui daun lebih cepat terserap oleh tanaman. Pada saat pemberian pupuk dalam bentuk cair, yang perlu diperhatikan adalah jenis dan konsentrasi pupuk yang diberikan, karena setiap jenis tanaman mempunyai tingkat kebutuhan larutan pupuk yang berbeda. Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan konsentrasi pupuk daun yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terong. Hipotesis yang diajukan adalah terdapat interaksi antara pemberian jenis pupuk dauan dengan tingkat konsentrasi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terong. Penelitian dilaksanakan di Jalan Besuki Desa Surat Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri dengan ketinggian + 220 mdpl. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) factorial dengan faktor pertama yaitu penggunaan jenis pupuk daun yang terdiri 2 taraf, yaitu Pupuk Gandasil B (P1) dan Pupuk Growmore (P2). Sedangkan faktor kedua yaitu konsentrasi pupuk daun yang terdiri 5 taraf, yaitu tanpa pupuk (kontrol) (D0), konsentrasi 1 g/l (D1), konsentrasi 2 g/l (D2), konsentrasi 3 g/l (D3), konsentrasi 4 g/l (D4). Diperoleh 10 kombinasi perlakuan dan perlakuan diulang 3 kali. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (uji F) dengan taraf 5 %. Jika terdapat pengaruh pada kombinasi perlakuan maka dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara jenis pupuk daun dengan tingkat konsentrasi pupuk daun pada tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat buah per tanaman, berat buah per buah, tetapi tidak berbeda nyata pada jumlah buah dan berat kering total tanaman. Penggunaan pupuk daun Growmore dengan tingkat konsentrasi 3 g/l dan pupuk daun Gandasil B dengan konsentrasi 4 g/l mampu meningkatan bobot buah per tanaman dan bobot buah per buah hingga 2 kali lipat atau sekitar 200% dibandingkan tanpa pupuk daun (konsentrasi 0 g/l).Penggunaan jenis pupuk daun berbeda nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan luas daun pada umur pengamatan 28 dan 42 hari setelah tanam, tetapi tidak berbeda nyata pada pengamatan jumlah buah, berat buah per tanaman, berat buah per buah, dan berat kering total tanaman. Sedangkan pada pemberian tingkat konsentrasi pupuk daun berbeda nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat buah per ii tanaman, berat buah per buah, dan berat kering total tanaman, tetapi tidak berbeda nyata pada pengamatan jumlah buah.

English Abstract

The population of Indonesia continues to increase making the public demand for food as a source of consumption also increased. One commodity that has experienced an increase in demand is a vegetable. Eggplant (Solanum melongena L.) is one of the vegetables that are very popular and liked by many people because it tastes good and commonly used as an ingredient or fresh vegetables. Currently the eggplants production is still relatively low. One efforts should be made to increase the production of eggplants is by fertilizing. Fertilization can be done through the leaves and soil, fertilization through leaves are quickly absorbed by the plant. At the time of application of fertilizer in liquid form, which needs to be considered is the type and concentration of fertilizer given, for each type of plant has a level requirement of different fertilizer solution. The purpose of this research is to determine the type and concentration of foliar fertilizers appropriately on the growth and yield of eggplant. The hypothesis is there is interaction between the provision of foliar fertilizers with the level of concentration on the growth and yield of eggplant. This research was conducted in Jalan Besuki at Surat village Mojo Subdistrict, Kediri with a height of 220 meters above sea level. The method used in this research using a randomized block design (RBD) factorial with the first factor, namely the use of the type of foliar fertilizers comprising 2 levels: Fertilizer Gandasil B (P1) and fertilizer Growmore (P2). The second factor is the concentration of foliar fertilizers comprising five levels: no fertilizer (control) (D0), a concentration of 1 g / l (D1), a concentration of 2 g / l (D2), a concentration of 3 g / l (D3), the concentration 4 g / l (D4). Retrieved 10 combined treatment and the treatment was repeated 3 times. Data were analyzed using analysis of variance (F test) with a level of 5%. If there is an influence on the combination treatment then continued with Least Significant Difference Test (LSDT) with the level of 5%. The results showed that there is interaction between the type of leaf fertilizer with a concentration level of foliar on plant height, leaf number, leaf area, weight of fruit per plant, fruit weight per fruit, but no significant difference in the number of fruits and total dry weight of the plant. The use of leaf fertilizer Growmore with the concentration level of 3 g/l and foliar fertilizer Gandasil B with a concentration of 4 g/l were able to increase the weight of fruits per plant and fruit weight per fruit up to 2-fold, or about 200% as compared with no foliar fertilizer (concentration of 0 g/l). The use of type foliar fertilizer significantly different on plant height, leaf number and leaf area at the age of observation of 28 and 42 days after planting, but no significant difference in the observation number of fruits, weight of fruit per plant, fruit weight per fruit, and the total dry weight of the plant. While the giving of concentration levels leaf fertilizer significantly different on plant height, number of leaves, leaf area, weight of fruit per plant, fruit weight per fruit, and the total dry weight of the plant, but no significant difference in the number of fruitsof observation.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2016/975/051700051
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Kustati
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/131977
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item