BKG

Winismasari, ImtikhannaDyanuar (2016) Studi Keragaman Genetik Dan Karakterisasi 11 Genotip Terung (Solanum Melongena L.) Lokal. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Terung (Solanum melongena L.) adalah tanaman hortikultura dari famili Solanaceae yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Saat ini, budidaya terung lebih banyak mengunakan varietas hibrida daripada varietas lokal. Penggunaan varietas hibrida lebih menguntungkan, tetapi dapat menurunkan keragaman genetik dan hilangnya varietas lokal. Oleh karenanya, perlu adanya suatu upaya konservasi dan pengembangan potensi tanaman lokal. Karakterisasi adalah kegiatan penilaian yang dilakukan untuk mengetahui karakter dari tanaman. Hasil karakterisasi berupa deskripsi yang dapat digunakan untuk mengetahui potensi dan keragaman genetik dari suatu populasi tanaman. Keragaman genetik memiliki arti penting dalam program pemuliaan tanaman karena mempengaruhi keberhasilan dalam program pemuliaan tanaman yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari keragaman genetik dan karakteristik pada 11 genotip terung lokal yang digunakan. Hipotesis dari penelitian ini adalah terdapat keragaman genetik dan perbedaan karakteristik pada 11 genotip terung lokal yang diamati. Penelitian ini dilakukan selama lima bulan, yakni pada bulan Januari-Mei 2016 di Di Desa Jatisari, Kecamatan Ngajum, Malang. Alat digunakan dalam penelitian ini ialah cangkul, gembor, meteran, alat tulis, jangka sorong, ajir, kamera, papan penanda, timbangan, panduan Descriptor for Eggplant dari IPGRI dan RHS Colour Chart. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini berupa 11 genotip terung lokal, tanah, pupuk kandang, pupuk NPK majemuk dan air. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan berupa 10 genotip terung lokal dan 1 varietas hibrida. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Untuk pengamatan, masing-masing petak perlakuan diambil 10 tanaman sampel. Karakter yang diamati berupa: umur berkecambah (hss), warna kotiledon, tipe perawakan, tinggi tanaman (cm), cabang utama, diameter batang (mm), panjang helai daun (cm), lebar helai daun (cm), lekuk helai daun, sudut ujung daun, panjang tangkai daun (mm), warna tangkai daun, warna permukaan atas daun, waktu berbunga, warna mahkota bunga, panjang buah (cm), diameter buah (cm), bentuk badan buah, kelengkungan buah, bentuk dasar buah, umur masak konsumsi (hst), warna buah masak konsumsi, motif buah masak konsumsi, umur panen fisiologis (hst), warna buah masak fisiologis, persentase luasan kelopak buah, posisi buah, jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman (g), jumlah biji per buah, warna biji, ukuran biji (mm), berat 100 biji (g). Untuk mengetahui karakteristik tanaman, data karakterisasi berupa data kualitatif dan kuantitatif disajikan dalam bentuk deksripsi, sedangkan untuk mengetahui keragaman genetik, data dipisahkan menjadi data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif selanjutnya dilakukan analisis ragam uji F dengan taraf 5%. Apabila nilai F-tabel lebih besar dari 5%, maka dilanjutkan dengan ii menghitung ragam genetik, ragam fenotip, koefisien keragaman genetik, koefisien keragaman fenotip, heritabilitas dan kemajuan genetik. Data kualitatif diubah dalam kategori. Hasilnya dianalisis kluster dan disajikan dalam bentuk dendogram. Karakter kuantitatif menunjukkan hasil berbeda sangat nyata dalam semua karakter yang diamati. Nilai ragam genotip lebih rendah daripada ragam fenotip dalam semua karakter yang diamati. Keragaman genetik luas dijumpai pada semua karakter. Nilai heritabilitas dalam arti luas pada seluruh karakter yang diamati tergolong dalam kategori tinggi. Nilai kemajuan genetik dalam seluruh karakter menujukkan nilai yang tinggi, kecuali umur masak fisiologis menunjukkan nilai sedang. Keragaman pada karakter kualitatif dijumpai pada tipe perawakan, lekuk helai daun, sudut ujung daun, warna tangkai daun, warna mahkota bunga, bentuk badan buah, kelengkungan buah, bentuk dasar buah, warna buah masak konsumsi, motif buah masak konsumsi, warna buah masak fisiologis dan warna biji. Berdasarkan hubungan kekerabatannya, terdapat tiga kelompok utama terung lokal yang digunakan. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa masing-masing genotip yang digunakan memiliki karakteristik penciri yang berbeda.

English Abstract

Eggplant (Solanum melongena L.) is a vegetable from Solanaceae family widely cultivated in Indonesia. Recent, hybrid variety mostly used within cultivation. Using of hybrid variety giving many advantage for farmer, but decrease genetic variability and cause lack of landrace. Hence, effort for conservation and improving landrace potential are necessary to done. Characterization is an activity done by evaluating characters from an individu or population of plant. The objective is to knowing plant characters. The result is a description which can used for further study of plant potential character and genetic variability of plant population. Genetic variability have important value for plant breeding program. Therefore, studying of genetic variability and characterization of eggplant landrace are higly potential to done. So, these can support the effort for conservation and improving landrace potential. The objective of this research is to studying genetic variability and characteristics of eleven eggplant genotypes landrace. The hypothesis is there are genetic variability and different characteristics between eleven eggplant genotypes landraces observed. This research was conducted on January-May 2016 in Jatisari, Ngajum, Malang. Tools used are hoe, watering can, stationery, vernier caliper, camera, label, digital scale, descriptor guide (Descriptor for Eggplant from IPGRI) and RHS Colour Chart. Materials used are Hijau Kuat F1 eggplant seed, 10 eggplant landraces seed, soil, manure, anorganik fertilizer, pesticide and water. Randomized Block Design is used as research design in this research, with ten eggplant landrace as treatment and one hybrid varieties as check. Each treatment replicating three times. From each plot, taken ten plants as sample. Characters observed are germination period (das), cotiledon colour, plant growth habbit, plant height (cm), plant branching, diameter of branching (mm), leaf blade lenght (cm), leaf blade width (cm), leaf blade colour, leaf blade lobing, leaf blade tip angle, petiole length (mm), petiole colour, leaf blade colour, flowering time (dap), corolla colour, fruit length, breadth, fruit length/breadth ratio, fruit curvature, fruit apex shape, harvest time for commercial ripeness (dap), fruit colour at commercial ripeness, fruit colour distribution at commercial ripeness, harvest time for physiological ripeness (dap), colour at physiologycal ripeness, relative fruit calyx length (%), fruit position, number of fruits per plants, fruit yield per plant (g), number of seed per fruit, seed colour, seed size (mm), and 100 seed weight (g). Data obtain from observation, both qualitative and quantitative, arranged in plant description. For genetic variability, data divided into two groups, qualitative and quantitative data. Quantitative data analyzed using analysis of varian. If F-value higher than F-table 5%, continue to counting genetic variance, phenotipe iv variance, genotypic varian coefficient, phenotipyc varian coefficient, heritability and genetic advance. Qualitative data analyzed cluster and shown as dendrogram All quantitative data shown high sigificance different. Genotipe variance lower than phenotipe variance on all quatitative character. High genetic variability found in all quantitative character. Broad-sense heritability in all quantitative character are high. Genetic advance in all quantitative character are high, except on physiological ripeness harvest time is moderate. Variability on qualitative character found on plant growth habit, leaf blade lobing, leaf blade tip angle, petiole colour, corolla colour, fruit length/breadth ratio, fruit apex shape, fruit colour at commercial ripeness, fruit colour distribution at commercial ripeness, and seed colour. According to dendrogram, there are three main groups of eggplant genotypes observed. Result of characterization show each genotipe have its own characteristic.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2016/954/ 051503039
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Kustati
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/131953
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item