BKG

Anshori, AkhmadKhoirilJuhansyah (2016) Analisis Bahan Organik Pada Profil Tanah Di Perkebunan Apel Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Bahan organik merupakan sekumpulan dari senyawa-senyawa organik komplek yang sedang atau telah mengalami proses dekomposisi. Ketersediaan bahan organik di dalam tanah sangat penting untuk pertumbuhan tanaman apel. Pada umumnya bahan organik banyak terakumulasi pada horizon atas dan kurang tersedia pada horizon bawah. Tanaman apel merupakan jenis tanaman tahunan yang mempunyai perakaran panjang, dimana kedalaman efektif untuk pertumbuhan tanaman apel adalah >100cm. Pada kedalaman >100cm umumnya berada pada horizon bawah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan bahan organik pada masing-masing horizon di setiap SPL dan untuk mengetahui ketersediaan kandungan bahan organik pada horizon bawah sesuai dengan kedalaman efektif tanaman apel. Hipotesis dalam penelitian ini adalah kandungan bahan organik berbeda pada settiap horizon dimana kandungan bahan organik tertinggi pada horizon atas dan kandungan bahan organik akan menurun seiring semakin besarnya kedalaman tanah pada horizon bawah. Penelitian ini dilaksanakan pada perkebunan apel di Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survei dengan pendekatan fisiografis, dimana pengambilan sampel tanah dilakukan pada setiap SPL. Pada lokasi penelitian ditemukan 7 SPL di lokasi perkebunan Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Sampel yang didapat kemudian dilakukan analisis laboratorium untuk mencari nilai kandungan bahan organik tanah dengan menggunakan metode Walkey and Black Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa kandungan bahan organik tertinggi terdapat pada horizon pertama atau horizon A dan cenderung menurun seiring bertambahnya kedalaman tanah. Tetapi berbeda pada SPL 5, kandungan bahan organik tertinggi pada horizon kedua atau horizon BA. Pada SPL 1 horizon A kandungan bahan organik sebesar 7,29% dan horizon Bw sebesar 3,75%. Pada SPL 2 kandungan bahan organik di horizon A sebesar 2,006%, horizon Bw1 0,57%, dan horizon Bw2 0,57%. Pada SPL 3 kandungan bahan organik di horizon A sebesar 5,19%, horizon BA 3,75%, dan horizon Bw 2,45%. Pada SPL 4 kandungan bahan organik di horizon A sebesar 4,61%, horizon BA 1,73%, dan horizon Bw 0,86%.pada SPL 6 kandungan bahan organik di horizon A sebesar 3,3% dan horizon Bw 2,23%. Pada SPL 7 kandungan bahan organik pada horizon A sebesar 5,05%, horizon BA 1,14%, dan horizon Bw 0,43%. Hal berbeda terdapat pada SPL 5, dimana kandungan bahan organik tertinggi pada horizon kedua yakni horizon BA sebesar 7,05% sedangkan horizon A memiliki kandungan bahan organik sebesar 6,62%, kemudian berturut-turut kandungan bahan organik pada horizon Bw1 dan Bw2 sebesar 4,63% dan 4,04%.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2016/94/051602739
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/131945
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item