BKG

Febriyani, Verayunita (2016) Pengaruh Kematangan Buah dan Jumlah Tanaman per Polibag terhadap Pertumbuhan Kemangi (Ocimum basilicum L. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Dewasa ini telah ditengarai peningkatan kasus gizi buruk di berbagai daerah di Indonesia. Kondisi tersebut selain disebabkan karena rendahnya daya beli masyarakat juga akibat ketidakpahaman masyarakat terhadap sumber nutrisi yang murah dan tersedia. Namun, upaya aplikasi gizi murah ini sering terkendala oleh pasokan sayuran bersifat musiman. Salah satu upaya yang direkomendasikan untuk memecahkan masalah ini adalah melalui pemanfaatan spesies sayuran secara lebih beragam, seperti kemangi. Kemangi adalah tanaman sayuran yang dikonsumsi di berbagai negara, salah satunya Indonesia. Selain dapat dikonsumsi secara langsung maupun olahan makanan, kemangi pun dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Perbanyakan tanaman kemangi dilakukan dari benih. Namun, pada proses pertumbuhannya, biji tanaman kemangi mengalami tingkat kematangan yang berbeda. Pada satu tangkai, buah di bagian bawah berwarna coklat kehitaman, sedangkan di bagian atas masih berwarna hijau. Setiap kegiatan budidaya tanaman, tidak hanya memperhatikan kualitas benih yang digunakan, tetapi juga faktor lingkungan, salah satunya adalah jumlah tanaman. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui respon pertumbuhan kemangi pada tingkat kematangan buah dan jumlah tanaman yang berbeda. Hipotesis penelitian ini ialah buah berwarna coklat memiliki perkecambahan dan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan buah hijau. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari hingga Juni 2016 di Laboratorium Pemuliaan Tanaman dan Laboratorium Rumah Kaca Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya dengan rata-rata suhu harian 320C dan kelembaban 58,3%. Penelitian menggunakan RAK dengan 8 kombinasi perlakuan yang terdiri atas kematangan benih dan jumlah tanaman, yaitu P1 : buah hijau, 1 tanaman/polibag; P2 : buah hijau, 2 tanaman/polibag; P3 : buah hijau, 3 tanaman/polibag; P4 : buah hijau, 4 tanaman/polibag; P5 : buah coklat, 1 tanaman/polibag; P6 : buah coklat, 2 tanaman/polibag; P7 : buah coklat, 3 tanaman/polibag; P8 : buah coklat, 4 tanaman/polibag. Perlakuan kematangan buah dan jumlah tanaman memberikan pengaruh nyata terhadap daya berkecambah, kecepatan tumbuh dan laju perkecambahan. Benih coklat memiliki perkecambahan yang lebih baik dibandingkan benih hijau. Sementara itu, perlakuan kematangan buah dan jumlah tanaman tidak memberikan pengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman, namun memberikan pengaruh nyata pada umur 10 minggu setelah tanam (MST) pada parameter jumlah daun, luas daun, jumlah cabang, berat segar, berat kering dan bobot panen. Perlakuan buah coklat 1 tanaman/polibag memiliki bobot panen yang lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya. Selain itu, perlakuan kematangan buah dan jumlah tanaman pun memberikan pengaruh yang nyata terhadap umur berbunga dan berat biji/tanaman. Terdapat perbedaan morfologi daun tanaman kemangi akibat pengaruh genetik, ukuran diameter daun dipengaruhi oleh jumlah tanaman per polibag.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2016/891/051612206
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/131892
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item