BKG

Dialista, Riris (2016) Keragaan Jagung Manis (Zea mays L. saccharata Sturt) Terhadap Dua Ketinggian Tempat. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Jagung manis dikenal dengan nama inggris sweet corn yang banyak dikembangkan di Indonesia. Jagung manis oleh masyarakat Indonesia banyak dikonsumsi karena memiliki rasa yang lebih manis dan mengandung gula sukrosa serta rendah lemak sehingga baik dikonsumsi bagi penderita diabetes. Produktivitas jagung manis di Indonesia mengalami penurunan dari tahun 2012 sebesar 48.971 kg/ha menjadi 48.482 kg/ha pada tahun 2013 (FAO, 2015). Untuk memenuhi permintaan pasar perlu adanya usaha untuk meningkatkan hasil produktivitas jagung manis. Salah satu alternatif untuk meningkatkan produktivitas jagung manis dengan perakitan varietas unggul, diantaranya dengan varietas hibrida. Perakitan tidak terlepas dari kegiatan persilangan dari pemuliaan tanaman. Aplikasi pemuliaan tanaman tidak lepas dari pengaruh lingkungan yang ada, karena tanaman dalam pertumbuhannya merupakan fungsi dari genotipe dan lingkungan. Pengembangan tanaman diarahkan untuk mendapatkan varietas yang dapat beradaptasi luas dengan kondisi lingkungan yang beragam. Penampilan fisik yang diekspresikan oleh suatu tanaman biasa disebut dengan keragaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keragaan dari berbagai galur pada dua ketinggian tempat dengan judul penelitian keragaan jagung manis terhadap dua ketinggian tempat. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakter kuantitatif dan kualitatif serta mengetahui nilai duga heritabilitas, KKG, KKF dari beberapa galur, dan mengetahui galur yang berpotensi untuk dijadikan seleksi generasi selanjutnya. Hipotesis yang diharapkan adalah Terdapat karakter unik (penciri khusus) pada masing-masing galur dalam kegiatan keragaan jagung manis yang diuji serta terdapat karakter galur yang mempunyai nilai duga heritabilitas tinggi dan rendah utuk seleksi generasi selanjutnya. Penelitian dilaksanakan di dua tempat yang pertama di Desa Junrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu, dengan ketinggian 630 meter dpl, curah hujan 1600 mm/tahun dan suhu rata-rata harian 24ºC. Ketinggian tempat kedua di Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji Batu, dengan ketinggian 1040 meter dpl, curah hujan 1800 mm/tahun, suhu rata-rata 19ºC. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Desember 2015 sampai dengan Maret 2016. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 12 perlakuan yaitu 10 galur jagung manis dan 2 varietas pembanding (Talenta dan Avilia), masing-masing diulang sebanyak tiga kali sehingga terdapat 36 satuan percobaan. Karakter kualitatif yang diamati bentuk ujung daun pertama, warna batang, warna glume, warna anther, warna silk dan bentuk tongkol. Karakter kuantitatif yang diamati tinggi tanaman 10 MST, tinggi letak tongkol, umur tasseling, umur silking, jumlah tongkol, tongkol isi, umur panen, berat tongkol dengan klobot, berat tongkol tanpa klobot, panjang tongkol, panjang tip filling, diameter tongkol, panjang biji, berat janggel, berat biji per tongkol, diameter janggel, jumlah baris, kadar gula (brix), rendamen biji, dan potensi hasil. Data kuantitatif yang diperoleh, dianalisis dengan secara statistik menggunakan analisis ragam dengan uji T pada taraf 5%, dengan membandingkan dari setiap galur dengan ketinggian tempat berbeda. Menghitung nilai heritabilitas arti luas. Hasil dari penelitian pada Karakter kualitatif yang memiliki keseragaman pada ketinggian tempat 1040 m dpl adalah galur IE3+162XSBX, IE3+162XTLY dan IE3+147XSBX, ketinggian 630 m dpl keseragaman pada galur IE3+162XTLYdan IE3+162XSBX. Karakter kuantitatif yang diamati ada beberapa yang menunjukkan berbeda nyata di kedua ketinggian tempat pada berbagai galur yaitu karakter umur panen, umur tasseling, umur silking, berat biji, dan rendamen biji. Nilai heritabilitas, KKG, KKF pada semua karakter termasuk dalam kriteria rendah, sedang hingga tinggi. Nilai heritabilitas tertinggi 0,88 pada karakter berat tongkol, nilai KKG tertinggi 86 pada karakter berat tongkol, dan nilai KKF tertinggi sebesar 77 pada nilai produktivitas. Galur-galur yang berpotensi untuk dijadikan varietas hibrida adalah galur IE3+162xTLY, IE3+69xSBY, IE3+147xTLX, IE3+162xSBY pada ketinggian 1040 m dpl. IE3+162xTLY, IE3+69xSBY, IE3+162xSBY pada ketinggian 630 m dpl.

English Abstract

Sweet corn is a commercial vegetable that needed by the home socity until restaurant. The necessary is high enough, a farmer cultivating the sweet corn. Production improvement by maxime an available land and its need an appropriate variety that suits on certain altitude. Wide in a sweet corn’s harvest get off from 2012 is 9.892.000 ha became 9.550.000 ha in 2013. By the research of performance sweet corn in a different area with the result that lines which is potentially had a high production can be known. This research purpose to determine the character of qualitative and quantitative descriptively and quantitatively and heritability estimated some tested lines. So we get lines that has potential to be next selection of generation sweet corn. With the expected hypothesis is that there are a special identifie morphological characters were significantly different between each lines in the performance of activities on sweet corn tested lines. And there are characters has been high heritability value and low CGV and CFV value, so there are some lines potential to be next selection of generation sweet corn. This research was conducted on december 2015-march 2016 in junrejo village with altitude 560 m sal and bumiaji village with altitude 1040 m sal. The tool for this reasearch are hoe, sickle, ruler, gage, analytic, scales, digital camera, drill, alva board, hand refractometer, label and stationary. Material are 10 lines, comercial varietis, NPK, ZA, dust, Insecticide, Fungicide and Pesticide. The research use randomized block design and 3 replication. Used 12 treatment that are 10 lines sweet corn and 2 comercial variety. There are 30 unit of experiment do within 2 altitude. Each experiment unit contained 36 plants. Distance of planting is 75 x 15 cm. one hole of planting there is one seed. Sampling per unit experiment are 10 plant. Parameters measured were qualitative and quantitative character. Qualitative character consist of first leaf tip shape, stem color, glume color, anther color, and ear shape. While quantitative characters consist of plant height, height location of ear, days to tasseling, days to silking, number of ear, days to harvest, number of rows/ear , ear height, ear diameter, ear weight, cob diameter, cob weight, ear weight at shelling, tip filling length, number of seeds rows, kernel weight per ear, sugar content, rendement, and the potential of yield per hectare. Analysis of the data used T test 5%. The results of the research that has been done obtained from qualitative parameters were observed Qualitative characters have a uniform at an altitude of 1040 m sal is a strain IE3 + 162XSBX , IE3 + 162XTLY and IE3 + 147XSBX , a height of 630 m sal level on the uniformity of lines IE3+162XTLY and IE3+162XSBX . Quantitative characters were observed there were some that showed significantly different in both altitude on various lines of the character days to tasseling, days to silking, days to harvest, kernel weight per ear and seed rendament .Value heritability , CGV and CFV on all the characters included in the criteria of low, moderate to high. Heritability highest value of 0.88 on ear weight, CGV highest value 86 at character cob weight with husk, and value of CFV high of 77 in productivity. Lines that have the potential to be patented and released to farmers and the market is a line IE3 + 162xTLY , IE3+69xSBY, IE3+147xTLX , IE3+162xSBY at an altitude of 1040 msal. IE3+162xTLY, IE3 +69xSBY, IE3+162xSBY at an altitude of 630 masl.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2016/834/051610944
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Sugiantoro
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/131837
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item