BKG

DwiAstutikApriana, (2016) Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Cabai Merah (Capsicum Annuum L.) Dengan Aplikasi Plant Growth Promoting Rhizobacteria Dan Mulsa Jerami. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Cabai merah (Capsicum annuum L.) merupakan komoditas yang sangat dibutuhkan oleh hampir semua orang dari berbagai lapisan masyarakat. Kebutuhan akan cabai merah terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan beragamnya kebutuhan. Harga cabai merah pun fluktuatif seiring dengan produktivitas dan ketersediaan cabai merah dikalangan petani. Permintaan cabai besar di Jawa Timur perlu diimbangi dengan hasil panen yang tinggi, sehingga perlu dilakukan teknik budidaya untuk meningkatkan produksi di Jawa Timur. Salah satu strategi untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai adalah dengan menggunakan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria). Selain itu, PGPR mampu mensintesis IAA dari prekursor (bahan dasar) yang terdapat dalam eksudat akar maupun dari bahan organik. Oleh karena itu, perlu adanya kombinasi PGPR dengan mulsa organik pada teknik budidaya yang akan dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh Plant Growth Promoting Rhizobacteria dengan mulsa jerami terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai. Hipotesis penelitian ini yaitu perlakuan perendaman benih oleh PGPR dan PGPR susulan dengan kombinasi mulsa jerami memberikan pertumbuhan dan hasil yang baik pada tanaman cabai. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2014 – Maret 2015 di kebun percobaan Universitas Brawijaya, Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah thermometer, soil moisture tester, timbangan analitik, dan meteran. Bahan yang digunakan ialah benih cabai varietas Scarlet, mulsa jerami, Plant Growth Promoting Rhizobacteria, pupuk kandang, pupuk NPK Mutiara, insektisida Actara 25 WG, fungisida Antracol 70 WP, dan perekat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan kombinasi PGPR dengan mulsa jerami yang diulang 4 kali, yaitu: P1: benih direndam dengan air tanpa mulsa jerami, P2 : benih direndam dengan PGPR 10 ml l-1 tanpa mulsa jerami, P3 : benih direndam dengan PGPR 10 ml l-1 + PGPR susulan 15 ml l-1 tanpa mulsa jerami, P4 : benih direndam dengan air + mulsa jerami, P5 : benih direndam dengan PGPR 10 ml l-1 + mulsa jerami, P6 : benih direndam dengan PGPR 10 ml l-1 + PGPR susulan 15 ml l-1 + mulsa jerami. Pengamatan pada penelitian ini dilakukan secara non destruktif meliputi: tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, waktu munculnya bunga, jumlah bunga, jumlah buah, fruit set, jumlah buah panen per tanaman, bobot buah panen per tanaman, hasil ton ha-1. Parameter lingkungan meliputi: kelembaban dan suhu tanah. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (uji F) pada taraf p = 5% dan apabila terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf p = 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi PGPR dengan mulsa jerami memberikan pengaruh nyata pada variabel pertumbuhan yaitu jumlah daun dan luas daun kecuali tinggi tanaman sedangkan variabel hasil yaitu jumlah bunga, jumlah buah saat panen, bobot segar buah kecuali fruit set, saat bunga pertama muncul, panen pertama dan terakhir. Parameter lingkungan menunjukkan bahwa suhu dan kelembaban tanah perlakuan mulsa jerami berbeda nyata dengan tanpa mulsa. Jumlah buah saat panen perlakuan benih direndam dengan PGPR 10 ml l-1 + PGPR susulan 15 ml l-1 + mulsa jerami (P6) memiliki hasil yang lebih tinggi (10,09 buah) jika dibandingkan dengan perlakuan benih direndam dengan air tanpa mulsa jerami (P1) dan perlakuan benih direndam dengan air + mulsa jerami (P4). Hasil tersebut berbeda dengan bobot segar buah saat panen, perlakuan benih direndam dengan PGPR 10 ml l-1 + PGPR susulan 15 ml l-1 + mulsa jerami (P6) memiliki hasil yang lebih tinggi (3,25 t ha-1) jika dibandingkan dengan perlakuan lainnya (P1, P2, P3, P4, dan P5).

English Abstract

Red pepper (Capsicum annuum L.) is a commodity which is required by almost people of all levels society. Necessaries of red pepper is continue to increase along with population growth and various needs. The price of red pepper was fluctuates with productivity and availability of red pepper among farmers. Demand red pepper in East Java should be balanced with a high yield harvest so that needs to be done technique cultivation for increasing production in East Java. One of strategy to increase the growth of red pepper is to use PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria). Furthermore, PGPR will be able to synthesis IAA from within exudates by root or organic material. Therefore, need to combination PGPR with mulching in the process of cultivation. The purpose of this research is to study about the effect of plant growth promoting rhizobacteria with combinations straw mulch to growth and good results of red pepper. The hypothesis of this research is the treatment of seed soaked by PGPR and additional PGPR with combinations straw mulch to give the growth and good results of red pepper. Research was conducted in September 2014 until March 2015 in experimental garden Brawijaya University, Jatikerto village, sub-district Kromengan, Malang. Tools used is a thermometer, soil moisture tester, analytic scales, and ruler. The material used is the red pepper varieties Scarlet, mulch, Plant Growth Promoting Rhizobacteria, organic fertilizer, NPK Mutiara fertilizer, insecticide Actara 25 WG, fungicide Antracol 70 WP, and glue. The research design used was Randomized Complete Block Design (RCBD) with 6 treatments plant growth promoting rhizobacteria with combinations mulching and 4 replication. The treatments were: P1: Seed soaked with water without mulching, P2 : Seed soaked with PGPR 10 ml l-1 without mulching, P3 : Seed soaked with PGPR 10 ml l-1 + Additional PGPR 15 ml l-1 without mulching, P4 : Seed soaked with water + mulching, P5 : Seed soaked with PGPR 10 ml l-1 + mulching, P6 : Seed soaked with PGPR 10 ml l-1 + Additional PGPR 15 ml l-1 + mulching. Observations on research was done non destructive includes: plants high, number of leaves, and leaf area, flowering age, number of flowers, days to mature fruits, fruit set, first harvest time, last harvest time, number of fruit harvest per plant, weights of fruit harvest per plant, and results tons per hectare. The parameters of environment includes: soil moisture and temperature. Data obtained from the results of observations are analyzed using the analysis range (F test) at the level of p = 5% and when there are real effects, then continued with LSD test on level p = 5%. The results showed that combination of PGPR with mulching give significant difference in parameter of growth include number of leaves and leaf area except plants high. Parameter of result include number of flowers, number of fruit harvest per plant, weights of fruit harvest per plant, and results tons per hectare except flowering age, fruit set, first harvest time, and last harvest time. The parameters of environment showed that soil moisture and temperature with mulching give significant difference if in comparison without mulching. Number of fruit harvest per plant seed soaked with PGPR 10 ml l-1 + Additional PGPR 15 ml l-1 + mulching (P6) give higher results (10,09 fruits) if in comparison with seed soaked with water without mulching (P1) and seed soaked with water + mulching (P4). That results different with weights of fruit harvest per plant, seed soaked with PGPR 10 ml l-1 + Additional PGPR 15 ml l-1 + mulching (P6) give higher results (3,25 t ha-1) if in comparison with the others treatment (P1, P2, P3, P4, and P5).

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2016/690/051609377
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Sugiantoro
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/131699
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item