BKG

DellaShafrynaImaniPutri, (2016) Keragaman Genotipik Dan Fenotipik Pada Sembilan Genotip Tanaman Tomat (Lycopersicum Esculentum Mill.). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) memiliki prospek produksi dan pemasaran di masa mendatang cukup menjanjikan, baik untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun untuk ekspor (Saputra et al., 2014). Produksi tomat di Indonesia mengalami peningkatan setiap tahunya. Adanya peningkatan produktivitas juga di iringi dengan laju peningkatan impor, sehingga produksi tomat nasional belum mencukupi kebutuhan tomat dalam negeri. Salah satu faktor penentu keberhasilan pada budidaya tomat adalah penggunaan varietas unggul yang beradaptasi baik pada lingkungan tumbuhnya. Upaya peningkatan produktivitas tomat dilakukandengan perakitan varietas unggul melaui program pemuliaan tanaman. Perbaikan tanaman akan menjadi efektif apabila keragaman pada pemuliaan bergantung pada besarnya keragaman gentik yang diwariskan pada setiap karakter yang diturunkan. Parameter genetik seperti koefisien keragaman genotip dan fenotip (KKG dan KKF) sangat berguna untuk mengetahui besarnya keragaman yang ditampilkan pada suatu genotip yang tersedia (Shankar et al., 2013). Penelitian bertujuan untukmengetahui keragaman genetik dan nilai duga heritabilitas pada penampilan karakter sembilan genotip tomat sehingga genotip tomat tersebut berpotensi untuk dijaikan sebagai tetua dalam persilangan. Hipotesis dari penelitian ini adalah terdapat keragaman genetik luas serta nilai duga heritabilitas yang tinggi pada penampilan karakter sembilan genotip tanaman tomat dan terdapat genotip yang berpotensi untuk dijadikan tetua persilangan. Penelitian dilakukan kelurahan Jatimulyo, kecamatan Lowokwaru, kota Malang pada bulan Januari sampai dengan April 2016. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sembilan genotip tanaman yakni Ace 55 VF, Costoluto fiorentino, Garden delight, Black krim, Money marker, Roma VF plum, Garden pear, Costoluto genoverse, dan Reise. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga ulangan. Karakter kuantitatif yang dapat diamati meliputi tinggi tanaman, umur berbunga, jumlah bunga per tandan, presentase buah jadi (Fruit set), jumlah buah per tandan, jumlah tandan per tanaman, bobot per buah, bobot buah total per tanaman, bobot buah baik per tanaman, bobot buah jelek per tanaman, umur awal panen, umur akhir panen. Karakter kualitatif yang diamati meliputi tipe pertumbuhan, tipe daun, tipe tandan, bentuk buah dan warna buah matang. Karakter kualitatif disajikan dalam bentuk gambar dan deskripsi. Karakter kuantitatif dianalisa menggunakan analisis ragam RAK, dan uji BNJ taraf 5 %. Parameter keragaman genetik dihitung dengan perhitungan nilai KKG dan KKF serta pendugaan nilai heritabilitas. Hasil penelitian menunjukkan pada karakter kualitatif terdapat keragaman antar genotipnya dimana keragaman ini dipengaruhi oleh faktor genetik. Pada pengamatan karakter kuantitatif genotip yang menujukan hasil yang tinggi pada beberapa karakter hasil adalah Costulo genoverse, Costulo fiorentino, Garden delight dan Garden pear. Genotip yang memberikan hasil rendah pada beberapa karakter hasil adalah genotip Black krim, genotip ini cukup rentan pada penyakit layu fusarium sehingga berpengaruh pada hasil akhir tanaman. Semua karakter yang diuji menunjukkan nilai keragaman genetik yang rendah serta nilai duga heritabilitas yang termasuk pada kategori tinggi. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa semua karakter yang diuji seragam secara genotipik maupun fenotipik. Nilai heritabilitas yang tinggi pada semua karakter menunjukkan bahwa keseragaman pada penampilan karakter yang diuji dipengaruhi oleh faktor genetik. Sehingga genotip yang diujikan berpotensi untuk dijadikan sebagai tetua persilangan untuk mendapatkan tomat dengan kriteria yang di inginkan yakni potensi hasil yang tinggi serta memiliki kriteria yang diminati oleh konsumen.

English Abstract

Tomato (Lycopersicum esculentum Mill.) is having a high prospect in future production and market, so fulfilled to supply local and export market (Saputra et al, 2014). In Indonesia, the production of tomato has increase every year. The increase of productivities as same as with rate of import, so the national production of tomato does not sufficient for necessary local market. One of the factors which determine successful of tomato cultivation are using the superior variety which has a good adaption in their growth environment. The effort to increase productivities of tomatoes are assemble the superior variety though breeding programme. Crop improvement will be effective when the variability in breeding depend on the large of variability for each character could to heritable into their generation. Genetic parameter likes genotypic and fenotypic variability coeficient being useful to determine the value of variability which could be performed in available genotype (Shankar et al., 2013). The objectives of this research are to know genetic variability and heritability estimation on some character nine genotype of tomatoes so there are a genotype which has potential to hybridization programe. The hypotesis of this research are there are broad genetic variability and there are high value of heritability in character performance from nine genotypes of tomatoes and there are genotype which has potential to hybridization programe. This research was conducted in Jatimulyo village, Lowokwaru subdistric, Malang on January until April 2016. The material that has been used are nine genotype of tomatoes (Ace 55 VF, Costoluto Fiorentino, G.Delight, Black krim, Money Marker, Roma VF Plum, Garden pear, Costoluto Genoverse, dan Raise), compost and animal manure. This research used in RCBD include nine genotype of tomatoes with three replications. Qualitative character which has observated are type of growth, type of leaf, inflorescence type, fruit shape, andripe fruit color. Quantitatif characters were observedare plant hieght, flowering age, the number of cluster per plant, the number of flower per plant, the number of fruit per cluster, weight per fruit, weight of bad fruit per plant, weight of good fruit per plant, total weight fruit per plant, early harvest age, latest harvest age. Qualitative characters were analyzed by description method based on UPOV 2011. Quantitative characters were analyzed by analisys of Varians for RBD tested by BNJ at 5% level. Persentage of phenotype and genotype coefficient variation (PVC and GVC) and heretability estimation was calculated by following formula (Singh and Chaudhary 1979) The result of this research shown that in qualitative character, performance of characters were tasted effected by genetic factor. In quantitative observation genotype which shown the best performance in some yield characters are Costulo Genoverse, Costulo Fiorentino, Garden delight dan Garden pear. Genotype which has given the lower yield in some yield character is Black krim. This genotype has a low resistence on Fusarium plant disease so it has effected on the total plant yield. All of the character were tested shown low genetic variability and high value of heritability estimation. This character which has tested shown the unifomity for each other among the genotype which has tested. The high value of heritability shown that the characters which has uniformity was effected by genetic factor. So the genotype were tested having potential as material in hybridization programe to get tomatoes which has high yield potential and having some criteria based on consumer preferences.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2016/640/051609327
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Sugiantoro
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/131647
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item