BKG

Widiatmoko, Edwin (2016) Hubungan Antara Batang Bawah Dengan Batang Atas Pada Metode Topworking Tanaman Durian (Durio zibethinus Murr) Di Kecamatan Ngantang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Durian (Durio zibethinus Murr) merupakan tanaman asli Asia Tenggara yang beriklim tropis seperti Indonesia, Thailand dan Malaysia (Ashari, 2006). Sejak tahun 1984 sampai 2015 menteri pertanian telah melepas 93 varietas durian unggul nasional yang tersebar diberbagai daerah di Indonesia (Sobir,2015). Serapan pasar terhadap buah di dalam dan luar negeri cukup tinggi, namun belum diimbangi oleh ketersediaan produksi buah durian. Semakin banyaknya permintaan buah durian dipasaran membuat para petani semakin berupaya meningkatkan jumlah produksi maupun meningkatkan kualitas buah durian. Top working merupakan salah satu metode perbanyakan secara grafting. Teknik top working sudah banyak dilakukan pada beberapa jenis komoditi buah-buahan untuk memperbaiki kualitas tanaman termasuk pada komoditi durian. Teknik top working dapat diterapkan untuk mengganti varietas tanaman dengan varietas lain dan dapat menghasilkan buah lebih berkualitas tanpa harus mematikan tanaman yang sudah ada. Tujuan penelitian ini ialah Mengetahui kualitas dan pertumbuhan tanaman durian dengan teknik topworking dan mengetahui varietas yang dikembangkan dengan metode top working. Hipotesis penelitian ini ialah Perbedaan diameter batang bawah terhadap pertumbuhan batang atas durian di Kecamatan Ngantang dan Terdapat korelasi antara vigoritas batang bawah terhadap kualitas tumbuh batang atas. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2014 sampai bulan September 2015 di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah meteran, kamera digital, hand counter dan alat tulis. Sedangkan bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah tanaman durian top working di Kecamatan Ngantang yang sudah berumur 2,5 - 3 tahun dari grafting. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode survei. Pengambilan sampel pada penelitian dilakukan dengan langsung memilih tanaman yang termasuk kriteria pengamatan. Adapun variabel pengamatan dalam penelitian sebagai variabel Independent diameter batang bawah sedangkan variabel Dependent meliputi diameter batang atas, tinggi tanaman batang atas, jumlah cabang, jumlah daun. Data yang telah diperoleh akan dianalisis dengan analisis regresi linear sederhana dan korelasi. Data hasil penelitian diolah dengan menggunakan Software SPSS 16.0 dan Microsoft Excel 2010. Berdasarkan hasil persamaan regresi linier, koefisien ragam dan nilai r² antara variabel independent dengan variabel dependent didapatkan nilai positif, dapat disimpulkan bahwa metode topworking baik digunakan dan dapat berpengaruh dalam pertumbuhan batang atas. sedangkan dalam perhitungan korelasi terdapat hubungan yang kuat antara diameter batang bawah dengan diameter batang atas, tinggi tanaman batang atas, jumlah cabang, jumlah daun.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2016/454/051608339
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/131456
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item