BKG

Indraswari, RizqiLaili (2015) Pengaruh Lama Penyimpanan pada Suhu Rendah terhadap Fertilitas Polen Jagung Ketan (Zea mays ceratina KULESH. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Jagung Ketan Mulai Dibudidayakan Di Indonesia Karena Pada Jagung Ketan Terdapat Kandungan Amilopektin Hampir 100%, Lebih Banyak Dari Jagung Yang Dibudidayakan Oleh Masyarakat Luas. Produksi Jagung Dapat Diukur Melalui Jumlah Biji Yang Terbentuk Pada Tongkolnya. Pembentukan Biji Jagung Tersebut Dipengaruhi Oleh Tingkat Keberhasilan Penyerbukan (Fertilisasi) Pada Bunga. Dalam Rangka Meningkatkan Efektivitas Fertilisasi Pada Jagung Yang Berbeda Umur Berbunganya, Maka Salah Satu Upaya Yang Dapat Dilakukan Adalah Dengan Mempertahankan Fertilitas Polen. Polen Atau Serbuk Sari Adalah Pembawa Materi Genetik Jantan Kepada Gametofit Betina Ketika Terjadi Fertilisasi. Di Lapang, Tidak Seluruh Tanaman Jagung Bisa Diserbuki Secara Serempak Karena Umur Panen Polen Yang Tidak Bersamaan Dengan Putik. Oleh Karena Itu, Pengelolaan Polen Yang Mencakup Pemanenan, Penyimpanan, Dan Pengujian Fertilitas Bertujuan Untuk Mempertahankan Kemurnian Dan Fertilitas Tetap Tinggi Sehingga Menjamin Ketersediaannya Sewaktu Diperlukan. Tujuan Diadakannya Penelitian Ini Adalah Untuk Mempertahankan Fertilitas Polen Jagung Ketan Meski Disimpan Pada Suhu Dan Waktu Tertentu, Serta Untuk Mengetahui Pengaruh Dari Lama Periode Simpan Pada Suhu Rendah Dan Rentang Hari Terhadap Fertilitas Dan Keberhasilan Persilangan Polen Tanaman Jagung Ketan. Adapun Hipotesis Yang Diajukan Adalah Polen Jagung Ketan Bisa Disimpan Dalam Suhu Dan Waktu Tertentu Sehingga Menjamin Ketersediaannya Saat Diperlukan, Diduga Polen Jagung Ketan Masih Memiliki Fertilitas Yang Tinggi Setelah Disimpan Pada Suhu Di Bawah Dan Di Atas 0 °C (-5 °C Dan 5 °C) Hingga Lama Penyimpanan Tertentu. Percobaan Dilaksanakan Pada Bulan Maret - Juni 2015 Di Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Alat Yang Digunakan Antara Lain Kertas Pembungkus Bunga Jagung, Stapler, Spidol Permanen, Ayakan, Pinset, Cawan Petri, Spatula, Plastik, Kulkas, Timbangan Digital, Gelas Ukur, Erlenmeyer, Kompor Listrik, Botol, Pipet, Kaca Preparat, Cover Glass, Penggaris, Meteran, Jangka Sorong, Alat Tulis, Mikroskop, Dan Kamera Digital. Bahan Yang Digunakan Adalah Polen Dari Galur Jagung Ketan Dan Larutan YKI (Aquades, Yodium, Iodida). Penelitian Ini Dibagi Menjadi 2, Yaitu Di Lapang Dan Di Laboratorium. Penelitian Ini Memiliki Kombinasi Perlakuan Suhu Dan Lama Penyimpanan (2X4) Sehingga Terdapat 8 Kombinasi Perlakuan Dengan Jumlah Sampel Masing-Masing Perlakuannya 5. Data Diolah Dengan Menggunakan Uji T. Pengamatan Dilakukan Pada Parameter Panjang Tongkol, Diameter Tongkol, Berat Tongkol, Jumlah Baris, Jumlah Biji, Berat Biji, Berat 100 Biji, Serta Menghitung Persentase Keberhasilan Persilangan Dan Fertilitas Polen. Hasil Pengamatan Fertilitas Polen Jagung Ketan Masih Tinggi Pada Suhu Penyimpanan 5 °C, Pada Suhu Rendah Polen Bisa Bertahan Selama 8 Hari. Tongkol Jagung Ketan Hasil Perlakuan Polen Pada Suhu Simpan 5 °C Memiliki Jumlah Baris Yang Lebih Banyak Daripada Perlakuan Lainnya. Penyimpanan Polen Pada Suhu Rendah Dalam Jangka Waktu Yang Pendek Mempengaruhi Nilai Fertilitas Polen Dan Jumlah Baris Pada Tongkol. Nilai Keberhasilan Persilangan, Panjang Tongkol, Diameter Tongkol, Berat Tongkol, Jumlah Biji, Dan Berat Biji Tidak Dipengaruhi Oleh Penyimpanan Polen Jagung Ketan Pada Suhu Rendah.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2016/45/051602691
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/131451
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item