BKG

Abdurrahman, Saifullah (2016) Penampilan Dan Pendugaan Heritabilitas 9 Populasi S3 Tanaman Semangka (Citrullus Lanatus (Thunberg) Matsum Dan Nakai). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Tanaman semangka (Citrullus lanatus (Thunberg) Matsum dan Nakai) merupakan buah yang banyak diminati oleh masyarakat, karena tanaman ini mengandung banyak air, memiliki aroma yang khas dan rasanya manis. Pengembangan tanaman semangka di Indonesia belum optimal, produksi buah semangka nasional sekitar 497.650 ton dan konsumsi buah semangka 498.483 ton. Untuk memenuhi kebutuhan nasional memerlukan impor sebesar 832,38 ton. Untuk memproduksi buah semangka untuk konsumsi nasional membutuhkan benih sebanyak 14,7 ton, sedangkan produksi benih semangka dalam negeri sekitar 12,5 ton, oleh sebab itu membutuhkan impor benih sebanyak 2,2 ton benih (BPS, 2015). Salah satu usaha untuk meningkatkan produktivitas tanaman semangka adalah dengan menggunakan benih unggul. Dalam pengembangan varietas unggul diperlukan tetua galur murni yang superior agar keturunan yang dihasilkan menjadi benih unggul. Untuk mendapatkan galur murni diperlukan kegiatan pemuliaan tanaman salah satunya pemurnian benih dan seleksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman beberapa karakter agonomi Populasi S3 semangka yang dievaluasi. Menduga nilai heritabilitas beberapa karakter agronominya yang memiliki peluang untuk dilanjutkan pada program seleksi selanjutnya. Mendapatkan populasi dan individu yang potensial untuk dilanjutkan pada program selanjutnya. Hipotesis penelitian ini diduga terdapat keragaman genetik dan keragaman fenotipe pada sifat-sifat galur yang diujikan, serta diduga terdapat satu atau lebih karakter agronomi yang memiliki nilai heritabilitas tinggi pada populasi S3 semangka yang dievaluasi yang dapat dijadikan kriteria seleksi. Terdapat beberapa populasi yang potensial untuk dilanjutkan pada program pemuliaan selanjutnya. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Januari sampai April 2016 di Kabupaten Boyolali. Bahan tanam yang digunakan adalah 9 populasi S3 dan 1 varietas pembanding yakni Gadis Manis. Metode penelitian yang digunakan adalah single plot. Setiap populasi S3 ditanam sebanyak 25 tanaman dan 75 tanaman pada varietas pembanding. Pengamatan dilakukan pada masing-masing tanaman dengan pengamatan 15 karakter kuantitatif dan 10 karakter kualitatif. Prosedur pengamatan mengacu pada Buku PPI (Deptan, 2007). Data kualitatif dianalisis secara diskriptif dan di persentasekan tiap karakter pada masing-masing galur, kemudian nilai persentase yang dominan pada tiap karakter yang dominan dimasukkan dalam skoring yang terbagi menjadi 4 kriteria. Data hasil pengamatan ii kuantitatif dianalisis berdasarkan nilai rerata dan varians, koefisien keragaman, dan heritabilitas arti luas. Hasil penelitian menunjukkan ragam fenotipe hampir pada keseluruhan karakter yang diamati adalah sempit, antara lain karakter panjang tanaman, panjang dikotomus, diameter batang, panjang ovary, diameter ovary, jumlah bunga jantan diantara dua bunga betina, umur berbunga jantan, umur berbunga betina, umur panen, diameter buah, panjang buah, dan tebal daging buah. Begitu pula dengan ragam genetik hampir keseluruhan karakter yang diamati menunjukkan keragaman yang sempit. Nilai duga heritabilitas tiap karakter pada masing-masing populasi bervariasi antara rendah sampai tinggi, yaitu berkisar antara 0 – 0.99. Seleksi populasi pada enam karakter penting yang langsung berhubungan terhadap hasil antara lain, umur panen, diameter buah, panjang buah, bobot buah, tebal daging buah, dan padatan total terlarut. Hasil seleksi diperoleh tiga populasi terpilih yakni, SE-01244, SE-01277, dan SE-01119. Ketiga populasi yang terpilih memiliki persentase keragaman yang rendah dibanding dengan populasi lainnya. Seleksi pada populasi yang masih beragam dilakukan pada tiap tanaman dalam setiap populasi karena masih terdapat segregasi pada generasi S3. Seleksi berdasarkan penciri khusus dari generasi sebelumnya dan perbandingan dengan nilai rata-rata pada karakter kuantitatif.

English Abstract

Watermelon crop ( Citrullus lanatus ( Thunberg ) Matsum and Nakai ) is one of fruit that much demand by the public, because this crop contain a lot of water, has a distinctive aroma and sweet taste. The development of watermelon crop in Indonesia is not optimal, national watermelon production about 497.650 tons and 498.483 tons of watermelon consumption. To comply the national needs, Indonesia have to import about 832,38 tons. To produce watermelon for the national consumption need 14,7 tons of seeds, while the production of watermelon seeds in Indonesia about 12,5 tons, therefore Indonesia have to import of watermelon seeds about 2,2 tons (BPS, 2015). One of the efforts to improve the productivity of watermelon is using the superior seed. The development of superior variety needs the superior of elder pure strain so that the offspring become a superior seed. To obtain the pure strain is needed purification of seeds and selection. The aims of this research are to determine the diversity of agronomy’s character S3 population in evaluated watermelon. Estimate the heritability value some agronomy’s character which have an opportunity to continue the next selection program. Obtain the potential population and individual to continue the next selection program. The hypothesis of this research there are genetic diversity and phenotype diversity on the character of tested strains, and there are one or more of agronomy’s characters which have a high heritability value in S3 population of evaluated watermelon which can be used for selection criteria. There are several potential populations to be continued in the next breeding program. This research was conducted from January until April 2016 in Boyolali. The materials used 9 populations of S3 and 1 variety namely Gadis Manis. The research method used single plot. Each population of S3 planted about 25 crops and 75 crops for the Gadis Manis variety. Every crops observed with 15quantitative characters and 10 qualitative character. The observation procedure refers to PPI’s book (Deptan, 2007). The qualitative data were analyzed descriptively and make the percentage in each strain. Then the dominant value in each character included into scoring which divided into 4 criteria. Quantitative data were analyzed based on the mean and variance value, coefficient of diversity and heritability in general meaning. The result showed the phenotype diversity almost in the whole observed character is narrow, such as the character of length of plant, length of dichotomous, diameter of stem, length of ovary, diameter of ovary, number of stamen between two pistils, flowering date of stamen, flowering date of pistils, harvest time, diameter of fruit, length of fruit, and thickness of flesh fruit. Also the iv genetic diversity almost in the whole observed character is narrow. The heritability estimate for each character in each population varied between low to high, about 0-0,99. The selection of population in six important characters are directly related to the result, such as harvest time, diameter of fruit, length of fruit, weight of fruit, thickness of flesh fruit and total dissolved solids. Selection result obtained three selected population, there are SE-01244, SE-01277, and SE-01119. All the selected population have the lowest diversity percentage compared with the others population. Selection for the diverse population performed on each crop in each population because there is segregation in S3 generation. Selection based on the specific character form the previous generation and comparison with the average value on quantitative character.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2016/387/ 051607324
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Kustati
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/131382
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item